Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Senin , 5 Desember 2022
Breaking News
You are here: Home » Inspirasi » Antara KUR dan al-Qordhul Hasan Bankziska Lazismu

Antara KUR dan al-Qordhul Hasan Bankziska Lazismu

Saya iseng berkunjung ke laman Kredit Usaha Rakyat (KUR), kur.ekon.go.id. Awalnya iseng saja, namun lama-lama tertarik. Sembari mengerjakan laporan pengabdian masyarakat, saya berselancar di dalamnya. Tidak semua saya baca dalam laman tersebut. Karena malam yang semakin larut disertai serangan kantuk yang tak tertahankan.

Saya merasa bersyukur dengan BankZiska setelah melihat statistik KUR di laman tersebut. Kira-kira, ceritanya begini :

Per april 2021, setidaknya ada 47 lembaga keuangan penyalur Kredit Usaha Rakyat. 3 tidak aktif. Tak hanya Bank, lembaga koperasi juga masuk sebagai penyalur KUR, yang sebelumnya saya pikir hanya Bank saja yang boleh menyalurkan KUR. Setidaknya, ada 3 lembaga koperasi penyalur KUR dan aktif. Penyaluran terbesar dipegang BRI dengan total nilai 58,3 Trilyun dan total penerima 2,09 juta debitur. Sedangkan penyalur terkecil adalah Koperasi Obor Mas dengan total nilai 1,3 Milyar dan total penerima 56 debitur.

Poin menarik lainnya adalah tentang evolusi bunga yang ada dalam KUR. Program KUR diawali 5 November 2007 dengan skema Imbal Jasa Penjamin (IJP) 3,25%. Bunga efektif maksimal 16% setahun. Pembagian resiko bank 70% dan perusahaan penjamin 30%. Setelah tahun 2015 skema ini berubah menjadi skema subsidi bunga. Bunga KUR 9% di 2016 dan 2017, lalu turun 7% di tahun 2018, dan saat ini 6% sejak 2020.

Lalu saya membandingkan dengan program BankZiska Lazismu. Sejak berdiri september 2020 total penyaluran Bankziska telah menyentuh angka Rp 0,5 Milyar dengan total debitur kisaran 500 mitra. Angka pastinya belum sempat saya lihat.

Tentunya, tanpa bunga dan tanpa tambahan. Nilai plafon penyaluran BankZiska memang masih relatif kecil. Namun sebaran mitra penerima manfaat cukup lumayan banyak.

Seandainya ikut ranking KUR dengan mengesampingkan yang tidak aktif. Secara umur, BankZiska paling muda. Secara plafon rupiah berada pada urutan paling buncit, dan secara penerima manfaat berada di urutan 3 dari bawah.

Namun, yang menggembirakan secara subsidi bunga, BankZiska nomer 1 diatas 47 lembaga penyalur KUR. Jika KUR terus berevolusi dengan bunga yang semakin kecil. BankZiska telah given, lahir dengan Bunga 0%.

Setiap merenungi BankZiska, saya seringkali teringat kisah-kisah Baitul Maal pada masa keemasan peradaban Islam. Orang menikahpun dibantu oleh Baitul Maal. Apakah bankziska juga akan membantu anak muda untuk menikah ? Boleh jadi, tapi entah kapan itu terjadi. Wallahu a’lam.

Faruq Ahmad Futaqi, Manajer BANKZISKA Lazismu di Ponorogo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*