Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Senin , 5 Desember 2022
Breaking News
You are here: Home » Inspirasi » BankZiska LAZISMU Berupaya Jauhkan Masyarakat dari Jeratan Ribawi

BankZiska LAZISMU Berupaya Jauhkan Masyarakat dari Jeratan Ribawi

Diantara filosofi ekonomi islam adalah “Memaksimalkan perbuatan baik”, sedangkan filosofi ekonomi kapitalis adalah “Memaksimalkan kesenangan”.

Di dalam al-Quran 276 Allah Ta’ala paring dawuh, “Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah”. Inspirasi sekaligus implementasi ayat inilah yang menyebabkan BankZiska hadir.

Musuh bebuyutan riba adalah sedekah. Sedekah dalam makna umum adalah sikap pembuktian terhadap hal yang benar (sidiq). Semua perbuatan baik yang diberikan kepada orang lain adalah sedekah.

Kemaslahatan terletak pada keadilan sempurna, rahmat, kesejahteraan dan hikmah. Apa saja yang membuat keadilan menjadi aniaya, rahmat menjadi kekerasan, kemudahan menjadi kesulitan dan hikmah menjadi kebodohan, maka hal itu tidak ada kaitannya dengan syariah ” (Ibn Qayyim al Jauziyah).

Dalam konteks khusus sedekah terwujud dalam infak (membelanjakan harta di jalan Allah) wajib (zakat) dan sunah. Bankziska yang direalisasikan oleh LAZISMU adalah salah satu wujud nyata pembuktian kebenaran al Baqarah 276. Memerangi riba dengan sedekah. Menghancurkan riba dengan sedekah. Dimana pun Rentenir pasti dibenci oleh masyarakat. Sedangkan orang yang suka sedekah disukai oleh masyarakat. Inilah salah satu bukti bahwa barokah riba dihancurkan dan barokah sedekah dilipatgandakan.

Kapitalisme telah gagal merealisasikan tujuan-tujuan sosial humanitarian yang diinginkan, hal ini karena pandangan hidup dan strateginya adalah Darwinisme Sosial (chapra). Jalur ribawi yang menjadi sendinya.

Oleh sebab itu membangun sebuah institusi berbasiskan sedekah untuk memerangi riba, utamanya pada usaha mikro adalah sebuah hal yang benar. Tidak hanya dari sisi rasionalitas, tetapi berlandaskan kebenaran wahyu yang tidak terbantahkan. Dengan demikian sedikit demi sedikit akan mematahkan riba.

Alhamdulillah BankZiska LAZISMU telah hadir di 7 kabupaten di Jawa Timur, antara lain Ponorogo sebagai kantor utama, kemudian Magetan, Kabupaten Mojokerto, Kab Pasuruan, Kab Probolinggo, Kab Malang dan Jember. Berawal dari puluhan mitra sekarang tumbuh menjadi ribuan mitra yang bergabung di Bankziska LAZISMU. Dari belasan relawan Anti Riba sekarang menjadi puluhan. Dari puluhan juta yang disalurkan kini sudah hampir Milyar. Terus bertumbuh dan insya Allah semakin berkembang. Keberkahan Bankziska sangat dirasakan oleh para mitra, sehingga mereka bisa tumbuh menjadi UMK yang Tangguh dan Berdaya.

BankZiska juga telah mempelopori terbentuknya satu Kampung UMKM Bebas Rentenir yang pernah diresmikan oleh Bupati Ponorogo dan Ketua LAZISMU wilayah Jawa Timur. Semuanya bertumbuh dan berkembang dalam rangka meraih ridha Allah Ta’ala, menumbuh-suburkan gerakan bersedekah dan melenyapkan kehidupan ribawi.

Semoga Allah SWT menguatkan kita bersama, amiin..

Faruq Ahmad Futaqi, Manager BankZiska LAZISMU Jatim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*