Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Rabu , 10 Agustus 2022
Breaking News
You are here: Home » Ekonomi » BankZiska Lazismu telah Gelontorkan Pinjaman Kebajikan Rp 600 Juta Kepada Seribu Mitra Usaha Mikro

BankZiska Lazismu telah Gelontorkan Pinjaman Kebajikan Rp 600 Juta Kepada Seribu Mitra Usaha Mikro

BANKZISKA Lazismu Jawa Timur kini telah menjadi program Inovasi Nasional Lazismu di Rakernas 2022 di Jakarta. Pada forum Rakerwil Lazismu se-Jatim di kota Madiun, 29-30 Januari 2022 BANKZISKA kembali menjadi prioritas program Lazismu dalam rangka memberdayakan ekonomi masyarakat kecil.

BANKZISKA merupakan akronim dari Bantuan Keuangan Berbasis Zakat Infak Sedekah dan Dana Sosial Keagamaan, dengan kegiatan utama menyalurkan pinjaman bersifat qordhul hasan (pinjaman kebajikan), pinjaman lunak, cepat cair, tanpa bunga, tanpa biaya administrasi, tanpa jaminan, tanpa denda, tanpa sita, mudah dengan angsuran ringan. BANKZISKA sendiri telah dimulai pada tanggal 27 September 2020 yang ditandai dengan MOU Lazismu Jatim dengan mitra kerjasama yaitu Baitul Maal wa Tamwil (BMT) Hasanah Jabung Ponorogo.

Faruq Ahmad Futaqi, manager BANKZISKA, melaporkan pada forum Rakerwil Lazismu Jatim, (30/1/22), pada awalnya hanya ada satu kantor utama untuk pilot projek percontohan, yaitu di desa Jabung, Ponorogo. Kini BANKZISKA sudah dilaksanakan di beberapa Daerah di Jawa Timur, antara lain Magetan (Barat), Mojokerto (Mojosari), dan Pasuruan (Bangil). Berikutnya akan segera dibuka di Probolinggo (Kraksaan) dan Sidoarjo (KLL UMSIDA).

Dana outstanding BANKZISKA Lazismu di kantor Utama Ponorogo sebesar Rp 186 juta dan dana pinjaman yang sudah beredar mencapai Rp 546 juta lebih, dengan mitra binaan sebanyak 866 orang  yang berusia mitra antara 21 hingga 76 tahun, kata Uki, sapaan akrab Faruq Ahmad Futaqi.

Sedangkan dana outstanding BANKZISKA Lazismu di tiga kantor unit (Magetan, pasuruan dan Mojokerto) sebesar Rp 28,5 juta. Dana pinjaman yang sudah beredar mencapai Rp 35 juta lebih, dengan mitra binaan sebanyak 49 orang (usia mitra 26 hingga 65 tahun), tambahnya.

Menariknya, lanjut Uki, berdasarkan survei yang dilakukan oleh para Relawan dan Mahasiswa, jumlah Rentenir yang ada di 5 kecamatan di Ponorogo mengalami penurunan sejak beroperasinya BANKZISKA Lazismu. Jika sebelum ada BANKZISKA jumlah Rentenir mencapai 303 pengelola Bank Thithil, maka setelah BANKZISKA bergerak jumlah Rentenir menjadi 186 pengelola Bank Thithil.

Nah, Uki mengajak, marilah kita dukung bersama BANKZISKA Lazismu Jatim yang merupakan program inovasi nasional ini sebagai upaya untuk membentengi ummat Islam dari bahaya keji riba.

“Kita harus menuntun ummat kepada kehidupan ekonomi yang lebih Islami. Inilah saatnya LAZISMU beraksi bersama guna memberi solusi untuk negeri, tentunya dalam bidang ekonomi. Anda tertarik dengan BANKZISKA ? mari bergabung bersamaLazismu” ajak Uki. (Ad)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*