Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Rabu , 10 April 2024
Breaking News
You are here: Home » News » Bantuan Bakti Guru Tahap Ketiga Disalurkan, LAZISMU Berharap Senyum para Insan Pendidik Semakin Merekah

Bantuan Bakti Guru Tahap Ketiga Disalurkan, LAZISMU Berharap Senyum para Insan Pendidik Semakin Merekah

Program bantuan Bakti Guru Muhammadiyah tahap ketiga sudah mulai didistribusikan ke berbagai Daerah penerima. Kawasan pertama pada tahap ketiga yang menerima ini adalah Pantai Utara (Pantura), meliputi kabupaten Lamongan, Gresik, Bojonegoro dan Tuban.

Hari Sabtu, tanggal 21 Oktober 2023 pagi bertempat di gedung Dakwah Muhammadiyah Lamongan dilaksanakan kegiatan penyaluran bantuan Bakti Guru tahap ketiga. Sebanyak 258 orang Guru perguruan Muhammadiyah penerima bantuan hadir di gedung Dakwah yang beralamat di Jl Lamongrejo no 107 kota Lamongan.

Kegiatan ini merupakan sinergi LAZISMU dengan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Muhammadiyah, baik di tingkat Wilayah maupun Daerah. Hadir dalam acara itu Wakil Ketua LAZISMU Jatim Aditio Yudono bersama Sekretaris Muhammad Masrukh, Endang Suprapti M.Pd dari Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim, jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan dan Badan Pengurus LAZISMU kabupaten Lamongan beserta staf.

Drs. Anwar M.Pd Wakil Ketua PDM Lamongan membidangi Dikdasmen dalam sambutannnya menyambut baik sinergi kedua Majelis dan Lembaga ini. Ia berharap jalinan kerja bareng ini bisa terus terlaksana. Ia menyatakan bahwa program Bakti Guru ini sangat bermanfaat guna membantu Guru-guru Muhammadiyah di Daerah yang masih perlu didukung untuk meningkatkan taraf kesejahteraannya.

Sementara Muhammad Masrukh, Sekretaris LAZISMU Jawa Timur dalam sambutannya menyatakan bahwa program Bakti Guru ini menyasar Guru-guru Muhammadiyah di berbagai Daerah di Jawa Timur yang berpenghasilan minim dan perlu bantuan.

“LAZISMU Jawa Timur mengalokasikan dana zakatnya sebesar Rp 1,2 Milyar untuk program Bakti Guru ini. Bantuan yang diberikan berupa bahan pokok beras 10 kg per bulan plus RendangMu, yang diterimakan dua bulan sekali selama tahun 2023-2024. Pendanaan program ini dialokasikan dari Zakat Fitrah dan untuk RendangMu dari proses Qurban Kemasan tahun 1444 H/2023 M. Kami berharap semoga senyum para insan pendidik penerima Bakti Guru LAZISMU ini semakin merekah sehingga mampu meningkatkan kinerjanya dalam mengajar dan pada akhirnya meningkatkan mutu sekolah,” ucap Masrukh ketika memberikan sambutan.

Kegiatan Bakti Guru ini tidak hanya memberikan bantuan materiil berupa bahan makanan tetapi juga materi penguatan bagi Guru penerima. Untuk materi penguatan kali ini disampaikan oleh Endang Suprapti M.Pd dari Majelis Dikdasmen PWM Jatim.

Di hadapan para Guru yang hadir memenuhi ruangan gedung Dakwah, Endang Suprapti M.Pd memberikan materi tentang Asesmen Pembelajaran sebagai penilaian implementasi Kurikulum Merdeka. Materi ini penting disampaikan kepada para Guru guna penerapan pola pikir yang bertumbuh dalam proses asesmen terpadu.

Dikatakan terpadu, menurut Endang Suprapti yang juga menjabat Wakil Dekan FKIP Universitas Muhammadiyah Surabaya, karena asesmen mencakup kompetensi pada ranah sikap, pengetahuan dan ketrampilan yang saling terkait. Nah, Sekolah diberikan keleluasaan untuk menentukan teknis dan jenis asesmen. Menurutnya keleluasaan ini sangat berpengaruh dalam menentukan kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran.

Jelang akhir acara bergabunglah Prof Dr Zainudin Maliki yang merupakan anggota Parlemen (DPR-RI) utusan Muhammadiyah. Ia menyampaikan pentingnya wakil Muhammadiyah ada di Parlemen. Menurutnya saat ini masih sangat sedikit wakil Muhammadiyah yang duduk di Parlemen khususnya di tingkat Pusat.

Prof Dr Zainudin Maliki mengungkapkan salah satu kasus yang mengemuka yaitu hilangnya Madrasah Diniyah dalam revisi Undang-undang Pendidikan nasional. Masalah ini tentu menjadikan kegaduhan, mencitra jelek dan menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap DPR ke titik yang semakin rendah. Tentu dengan berbagai upaya dan pendekatan yang serba politis, wakil Muhammadiyah yang ada di Parlemen berusaha agar revisi UU Pendidikan Nasional ini bisa ditunda pembahasannya, hingga kondisi memungkinkan dengan berbagai penyempurnaan.

Kegiatan pada hari Sabtu itu akhirnya diakhiri dengan pembagian paket Bakti Guru berupa beras dan RendangMu kepada para Guru penerima yang sebelumnya telah disiapkan oleh bagian program LAZISMU. Senyum kegembiraan merekah pada Guru-guru penerima Bakti Guru yang sebagian besar berasal dari kawasan utara kabupaten Lamongan.

“Tentunya kami sangat berterima kasih kepada Muzaki yang telah menunaikan zakatnya dan mendonasikan infaq dan sedekahnya melalui LAZISMU. Tanpa dukungan dari Muzaki dan Donatur program ini tidak akan berjalan dengan baik. Dan tentu berkat sinergi dengan semua pihak, program Bakti Guru ini diharapkan dapat terus terlaksana dengan baik, pada masa kini maupun masa mendatang” harap Aditio Yudono Wakil Ketua bidang pendistribusian dan pendayagunaan LAZISMU Jatim. (Ddt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*