Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Senin , 5 Desember 2022
Breaking News
You are here: Home » Even Khusus » Gedung Kemanusiaan Diresmikan, LAZISMU Jatim Berkomitmen Galakkan Aksi-aksi Menebar Kebermanfaatan di Jawa Timur

Gedung Kemanusiaan Diresmikan, LAZISMU Jatim Berkomitmen Galakkan Aksi-aksi Menebar Kebermanfaatan di Jawa Timur

Gedung Kemanusiaan LAZISMU Jatim pada hari Sabtu pagi, 3 September 2022, telah diresmikan oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Dr M Saad Ibrahim MA. Gedung yang terletak di Jalan Jawa no 5 Buduran Sidoarjo itu bakal menjadi pusat pergerakan aksi-aksi kemanusiaan dan kebencanaan di wilayah Jawa Timur dan juga Indonesia kawasan Timur.

Seremoni kegiatan peresmian dilaksanakan di halaman Masjid Binangun Indah Wadungasih Buduran Sidoarjo, tak jauh dari Gedung Kemanusiaan yang akan diresmikan. Hadir jajaran PWM Jatim beserta Majelis Lembaga Ortom (MLO), antara lain Ketua Dr M Saad Ibrahim MA, Wakil Ketua Dr Syamsuddin MA, Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat Gunawan, Ketua LHKP Suli Daim, Sekretaris LDK Rosyidi, Ibu Eni dari PW Aisyiyah Jatim dan pimpinan Ortom lainnya.

Sementara dari Badan Pengurus LAZISMU Pusat diwakili oleh Wakil Sekretaris Muhammad Ihsan. Beberapa LAZISMU wilayah juga hadir, diantaranya Iman Aryadi Ketua Ketua LAZISMU Jawa Barat, Ustadz Cahyono Ketua LAZISMU DI Yogyakarta dan Ibu Mentari Badan Pengurus LAZISMU Gorontalo.

Seluruh Badan Pengurus LAZISMU wilayah Jawa Timur hadir pada acara ini. Kemudian pada deretan undangan hadir Badan Pengurus LAZISMU se-Jawa Timur, aparat Kodim-Koramil dan Polsek Buduran, mitra LAZISMU seperti Bank Muamalat, BSI, PT Kokin, tokoh masyarakat dan sebagainya. Acara disemarakkan dengan hiburan grup musik SMA Muhammadiyah 10 Genteng (SMAM-X) Surabaya atau yang lebih dikenal dengan Muhammadiyah Talents School of Surabaya.

Acara seremoni dimulai dengan hiburan musik kemudian disusul sambutan Ketua LAZISMU Jatim drh Zainul Muslimin dan BP LAZISMU Pusat M Ihsan. Di tengah acara dilakukan penyerahan secara simbolis bantuan LAZISMU Jatim untuk korban bencana banjir di Bone Bolango melalui LAZISMU Gorontalo dan 3.000 Paket Bakti Guru TK PAUD ABA di Jawa Timur kepada perwakilan PW Aisyiyah Jatim. Setelah itu, inti acaranya adalah sambutan dan pengarahan oleh Ketua PWM Jatim Dr M Saad Ibrahim MA, yang sekaligus meresmikan Gedung Kemanusiaan.

Dalam sambutannya, drh Zainul Muslimin, Ketua LAZISMU wilayah Jatim mengatakan bahwa pengadaan Gedung Kemanusiaan ini adalah merupakan amanah dari Rakernas LAZISMU di Jakarta pada bulan Desember tahun 2021 lalu.

“Rekomendasi Rakernas LAZISMU 2021 di Jakarta dalam pilar program Kemanusiaan adalah tersedianya gedung atau gudang Kemanusiaan guna merespon terjadinya bencana alam di tanah air, khususnya dalam proses distribusi bantuan dan pergerakan Relawan.” kata Zainul dalam sambutannya.

“Selain itu kami LAZISMU Jatim selalu disinggung oleh Ketua LAZISMU Pusat Prof Hilman Latief, PhD sebelum beliau menjadi Dirjen Haji & Umrah Kemenag RI, kapan punya kantor sendiri yang bisa dikelola secara mandiri ? Nah inilah jawabnya Gedung yang berfungsi sebagai Gudang Kemanusiaan dan Kebencanaan, juga berfungsi sebagai kantor LAZISMU Jatim. Dengan gedung ini kita semakin berkomitmen untuk terus menggalakkan aksi-aksi kemanusiaan dan menebar kebermanfaatan kepada sesama” ungkapnya.

Ketua PWM Jatim Dr M Saad Ibrahim MA memberikan apresiasi atas upaya LAZISMU Jatim untuk menyediakan sarana kebaikan guna menolong orang yang ditimpa kesusahan dan musibah, baik bencana alam maupun musibah sosial lainnya.

“Jika menolong orang yang tertimpa kesusahan dan musibah janganlah setengah-setengah. Harus all out karena itulah pribadi seorang Muslim yang beriman dan bertaqwa, yang diejawantahkan dalam berMuhammadiyah. Termasuk memberikan sarana dan kemudahan dalam proses menuju kebaikan itu juga termasuk pengamalan ajaran agama Islam. Jiwa Muhammadiyah itu memberi bukan meminta” ujar Saad Ibrahim ketika memberikan sambutan dan pengarahan kepada hadirin.

“Oleh karena itu jika Muhammadiyah ditanya tentang pemikirannya untuk NKRI dan Pancasila, maka jawabannya Muhammadiyah sudah tidak lagi memikirkan hal itu, sebab sudah diwujudkan dalam bentuk yang nyata. Lihatlah Universitas Muhammadiyah Sorong di Papua Barat yang mayoritasnya mahasiswanya adalah Nasrani atau  non Muslim. Itu adalah salah satu bentuk Muhammadiyah menegakkan NKRI dan Pancasila” tegasnya.

Usai rangkaian seremoni, hadirin diajak berjalan kaki sepanjang 50 meter dari Masjid Binangun Indah menuju ke Gedung Kemanusiaan LAZISMU Jawa Timur di Jalan Jawa no 50 Buduran Sidoarjo. Di depan pintu utama lobby gedung ini Dr M Saad Ibrahim MA Ketua PWM Jatim dengan disaksikan para hadirin dan undangan, memotong pita tanda telah diresmikannya Gedung Kemanusiaan LAZISMU Jatim senilai Rp 3,5 Milyar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*