Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Rabu , 10 Agustus 2022
Breaking News
You are here: Home » Kiprah Lembaga » Jalani Audit Laporan Keuangan, LAZISMU se-Jatim Tunjukkan Akuntabilitas, Kepantasan dan Kepatutat Pengelolaan Dana ZISKA Kepada Publik

Jalani Audit Laporan Keuangan, LAZISMU se-Jatim Tunjukkan Akuntabilitas, Kepantasan dan Kepatutat Pengelolaan Dana ZISKA Kepada Publik

Sesuai dengan jadwal yang ditentukan, LAZISMU wilayah Jawa Timur mulai hari ini, senin, tanggal 18 Juli hingga 23 Juli 2022 menjalani proses audit laporan Keuangan tahun buku 2021 oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Abdul Hamid dari Jakarta. Audit dilaksanakan di gedung Kemanusiaan LAZISMU Jatim, Jl. Jawa Buduran, Sidoarjo.

Proses Audit LAZISMU sudah dimulai sejak bulan Mei 2022. Namun karena panjangnya prosedur dan banyaknya kantor LAZISMU di Indonesia maka jadwal LAZISMU Jatim baru bisa dimulai pada bulan Juli 2022. Audit dimulai dari Pusat dilanjutkan berurutan ke wilayah Jateng, Jabar, DIY hingga Jatim.

Seremoni Audit LAZISMU Jawa Timur dilaksanakan pada hari Senin (18/7/22) di Meeting Room Gedung Kemanusiaan LAZISMU Jatim, dihadiri oleh Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim, jajaran Badan Pengurus LAZISMU KP Jatim dan Tim KAP Abdul Hamid, serta perwakilan beberapa LAZISMU Daerah di Jawa Timur.

Menurut Ir Tamhid Mashyudi, Sekretaris PWM Jawa Timur, ketika memberikan sambutan pada Seremoni Audit Laporan Keuangan LAZISMU se-Jatim, menyatakan bahwa sejatinya audit adalah sebagai bentuk pertanggung-jawaban kepada publik terhadap penghimpunan dan penyaluran dana Zakat, Infaq, Shadaqah dan dana Keagamaan lainnya (ZISKA).

“Audit laporan keuangan LAZISMU ini sejatinya sebagai bentuk pertanggung-jawaban kepada publik terhadap penghimpunan dan penyaluran dana ZISKA. PWM Jatim mengapresiasi LAZISMU se-Jatim bisa diaudit seperti Amal Usaha Muhammadiyah Kesehatan, yaitu Rumah Sakit. Hal itu menunjukkan bahwa akuntabilitas LAZISMU bisa dipertanggung-jawabkan” kata Tamhid Mashyudi.

“Seperti kita ketahui bersama, bahwa lembaga-lembaga pengumpul dana masyarakat termasuk Lembaga Amil Zakat (LAZ) sedang menjadi sorotan karena kasus salah satu lembaga donasi. Maka dengan audit ini LAZISMU ingin membuktikan kepada masyarakat bahwa dana atau donasi yang dihimpun bisa dipertanggung-jawabkan secara baik dan benar serta sesuai dengan azas kepatutan dan kepantasan.” tambah Tamhid.

“Kita perlu menjadikan peristiwa yang menimpa salah satu lembaga penghimpun donasi itu sebagai pembelajaran dan hikmah bagi kita, terutama LAZISMU, mampu mengelola dana ummat dan masyarakat dengan sebaik-baiknya, amanah dan tepat sasaran. Maka azas kepatutan dan kepantasan itu harus diperhatikan oleh LAZISMU” ucap Tamhid.

“Oleh karena itu kita harus meneladani uswah yang telah dicontohkan oleh tokoh-tokoh pendahulu kita seperti KH Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah, dan juga KH AR Fachruddin, Ahmad Syafii Ma’arif dan lainnya yang hidup bersahaja dan sederhana. Juga teladan utama junjungan kita Nabi Ibrahim as” cerita Tamhid.

“Nah kami berharap semoga audit laporan keuangan LAZISMU se-Jatim ini bisa berjalan dengan baik dan lancar serta mampu meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)” harap Tamhid Mashyudi.

Tim Auditor KAP Abdul Hamid Jakarta yang melakukan audit di LAZISMU Jawa Timur diantaranya Syamsul Bahri, Shofiatul Wulandari, Fachriza, Ananda Muhammad Riski, Farah Fatihah Husni, Muhammad Adam al-Furqon dan Leni Deni Marlina. Mereka bertugas selama sepekan mengaudit berkas-berkas Laporan Keuangan atas 46 kantor LAZISMU Daerah dan KLL se-Jatim, baik secara luring maupun hibrid (luring dan daring), dengan total nilai ZISKA yang diaudit sebesar Rp 71 Milyar. (Ad)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*