Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Rabu , 10 Agustus 2022
Breaking News
You are here: Home » Inspirasi » Joko Intarto : “Penantian Empat Tahun untuk RS PKU Muhammadiyah Siti Fadila Supari”

Joko Intarto : “Penantian Empat Tahun untuk RS PKU Muhammadiyah Siti Fadila Supari”

Tidak terasa sudah empat tahun lalu saya terakhir ke lokasi ini: RS PKU Muhammadiyah Siti Fadila Supari di kompleks Universitas Muhammadiyah Palu, Sulawesi Tengah.

Tiga kali saya meninjau proses pembangunan itu. Sebagai perwakilan Lazismu, penyalur dana kemaslahatan BPKH untuk pembangunan RS itu. Pertama ketika dinding bata baru naik satu lantai. Kedua saat pengecoran lantai dua dimulai. Ketiga saat dinding bata lantai dua mulai berdiri.

Setelah menanti empat tahun, PKU Muhammadiyah itu pun berdiri. Diresmikan hari ini dengan status Klinik Utama, PKU Muhammadiyah itu setingkat di bawah RS tipe D. Sungguh membahagiakan.

Memiliki RS sendiri merupakan cita-cita lama almarhum H Rusdy Toana, tokoh Muhammadiyah Sulawesi Tengah. Saya mengenal Pak Rusdy dengan sangat baik. Enam tahun saya ditugaskan Pak Dahlan Iskan mengelola koran ‘’Mercusuar’’ milik Pak Rusdy yang kolaps terlilit utang dengan bunga-berbunga.

Hampir setiap malam kami diskusi. Sambil menunggu Pak Rusdy menyelesaikan ketikan naskah berita berbahasa Kaili yang terbit dalam rubrik khusus: Tonakodi. Artinya orang kecil. Rakyat jelata. Wong cilik. Tonakodi juga menjadi nama pena Pak Rusdy.

Inilah rubrik opini bebas untuk menyalurkan gagasan dan ide Pak Rusdy yang sering dianggap liar pada zamannya. Lewat rubrik Tonakodi, Pak Rusdy bisa menjadi siapa saja. Kadang menjadi guru, menjadi kritikus kebijakan publik, menjadi ustadz dan menjadi komika.

Pak Rusdy memang kelompok orang tua yang berpikir kritis tetapi mampu menyampaikan pikiran-pikirannya dengan balutan humor yang bikin senyum. Senyum kecut!

Muhammadiyah Sulawesi Tengah harus bisa membangun rumah sakit di kompleks Universitas Muhammadiyah Palu. Kalau sudah punya rumah sakit, Universitas Muhammadiyah harus mendirikan Fakultas Kedokteran. Gagasan itu disampaikan Pak Tonakodi tahun 1994.

Sekarang gagasan pertama sudah terwujud. Klinik yang menggunakan nama Siti Fadila Supari sudah resmi beroperasi. Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palu, semoga hadir tak lama lagi.

Yakin? Yakin dong. Orang Muhammadiyah mah gitu.(jto)

Joko Intarto (jto), Anggota Badan Pengurus LAZISMU Pusat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*