Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Minggu , 3 Maret 2024
Breaking News
You are here: Home » Even Khusus » LAZISMU Goes to Campus Tak Hanya Berfilantropi, Juga Gerakkan Inovasi Sosial

LAZISMU Goes to Campus Tak Hanya Berfilantropi, Juga Gerakkan Inovasi Sosial

LAZISMU berkolaborasi dan bersinergi dengan Majelis Pendidikan Tinggi dan Litbang PP Muhammadiyah guna menguatkan peran inovasi sosial Perguruan Tinggi khususnya di lingkungan Muhammadiyah dan Aisyiyah dalam program Goes to Campus. Sinergi dan kolaborasi tersebut dituangkan dalam sebuah Workshop Membangun Inovasi Sosial Berbasis Kampus, 6-7 Oktober 2022 di kampus Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.

Workshop diikuti oleh 60 orang peserta dari 30 Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) dan Aisyiyah (PTA) se Indonesia. Kalangan PTM yang hadir diantaranya UMY, UMJ, UM-Surabaya, UAD, UMSIDA, UM-Gorontalo, UM-Sumatera Utara, UM-Tasikmalaya, UM-Sukabumi, UM-Metro Lampung, UM-Kupang, UM-Babel, UM-Riau, UM-Sorong, UM-Pekalongan, UM-Purworejo, UM-Tangerang, UM-Mataram, UM-Parepare UM-Buton, UM-Palangkaraya, UM-Cirebon, UM-Gombong, UM-Ponorogo, UMM, UM-Gresik, UM-Lamongan dan ITS Kesehatan PKU Muhammadiyah Surakarta. Dari kalangan PTA hadir Universitas Aisyiyah: UA-Surakarta dan UA-Yogyakarta. Selain itu 10 orang Badan Pengurus LAZISMU Daerah terdekat juga diikursertakan guna menambah wawasan.

Hadir pada Pembukaan Workshop Dr Mahli Zainudin Tago Ketua LAZISMU Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah bersama Sekretaris Nuryadi Wijiharjono dan jajaran Direksi. Dari Muhammadiyah wilayah Jatim, hadir Dr KH M Saad Ibrahim Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Dr Hidayatullah MSi Rektor UMSIDA bersama Wakil Rektor dan Pimpinan Fakultas serta Imam Hambali MEI Wakil Ketua LAZISMU Jatim bersama jajaran Badan Pengurus LAZISMU wilayah Jatim lainnya.

Ketua PWM Jatim Dr KH M Saad Ibrahim MA Dalam sambutannya menyatakan bahwa zakat itu merupakan urusan Negara, karena dalam al-Qur’an surat QS. At-Taubah ayat 103 Allah SWT berfirman : “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”. Kata ”Ambilah zakat” itu adalah merupakan bagian dari kekuasaan negara.

Terkait dengan itu Muhammadiyah dipandang sebagai organisasi yang memilik kekuasaan secara subtansial sama dengan negara yaitu al-Imamah maudhu`atun li khilafah al-Nubuwwah fiy hirasah al-din wa siyasah al-dunya, maka urusan zakat itu adalah merupakan salah satu persoalan yang harus dipandang penting. Oleh sebab itu menurut KH Saad Ibrahim, Muhammadiyah memiliki tugas untuk mengurus zakat dengan sebaik-baiknya, sama dengan tugas negara.

KH Saad mengapresiasi pertemuan Workshop ini guna memadukan antara LAZISMU dengan Perguruan Tinggi untuk mengurus urusan zakat. Beliau berharap tidak hanya dengan Perguruan Tinggi saja LAZISMU bersinergi tetapi juga dengan Amal Usaha lainnya seperti Rumah Sakit (RS). Karena RS menurut KH Saad potensinya sangat besar. Dana ZISKA dari AUM dan PTM itu diharapkan juga untuk lebih mengembangkan kiprah dakwah Muhammadiyah melalui Amal Usaha pendidkan dan Kesehatan serta peningkatan kesejahteraan insan pendidik dan para pengelolanya. Jika bisa demikian maka Muhammadiyah akan semakin bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Selanjutnya materi hari pertama diisi pemaparan Wakil Bendahara Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Andy Dwi Bayu Bawono, S.E, M.Si, Ph.D yang memberikan materi tentang Sinergitas Perguruan Tinggi Muahmmadiyah, Aisyiyah dan LAZISMU dalam upaya mencapai pendidikan berkualitas melalui optimalisasi pengeloaan dana ZISKA.

Selain itu ustadz Dr Hamim Ilyas MA Dewan Syariah LAZISMU Pusat juga berkesempatan memberikan materi Fikih Zakat plus dialog dengan peserta. Sementara itu Joko Intarto Anggota Badan Pengurus LAZISMU Pusat membuka cakrawala pandang peserta tentang kelembagaan pengelolaan dana ZISKA berbasis kampus. Workshop juga diisi dengan Sharing Session Pengelolaan dan Penyusunan Roadmap LAZISMU di kampus yang dipandu oleh Dr Kumara Adji, Kepala Kantor Layanan LAZISMU (KLL) UMSIDA.

Workshop hari pertama diakhiri dengan pemaparan materi Inovasi Sosial untuk akselerasi pencapaian SDGs Sinergi Perguruan Tinggi dengan LAZISMU secara daring oleh Prof Hilman Latief PhD penasehat utama LAZISMU Pusat yang juga sebagai Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia.

Saksikan Workshopnya di kanal youtube…

Pembukaan

Sesi 1 dan 2

Sesi 3, 4 dan 5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*