Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Rabu , 10 Agustus 2022
Breaking News
You are here: Home » Dakwah » LAZISMU Kuatkan Hati Warga Korban Pemukulan Gerombolan Penolak Pembangunan Masjid di Cluring, Banyuwangi

LAZISMU Kuatkan Hati Warga Korban Pemukulan Gerombolan Penolak Pembangunan Masjid di Cluring, Banyuwangi

LAZISMU wilayah Jawa Timur datang ke Cluring Banyuwangi. Tujuannnya, selain memberikan bantuan juga membesarkan hati warga Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sraten yang menjadi korban pemukulan warga yang menolak pembangunan Masjid al- Furqon, Masjid Muhammadiyah.

Sebagaimana dilansir oleh pwmu.co, bertempat di Masjid Taqwa Pimpinan Cabang Muhammadiyah Cluring Banyuwangi, drh Zainul Muslimin, Ketua LAZISMU Jatim datang memberikan bantuan dan santunan. Santunan dan bantuan diberikan pada Senin sore (18/04/2022), kepada 10 orang warga PRM Sraten yang jadi korban pemukulan. Kegiatan ditempatkan di Masjid at-Taqwa (Pusat dakwah Muhammadiyah) Kecamatan Cluring kabupaten Banyuwangi.

LAZISMU memberikan santunan uang Rp 1 juta dan paket sembako kepada warga terkorban. Sebanyak 50 warga sekitar mendapat santunan sembako, terdiri dari 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng kemasan dan 2 kg gula.

Cluring memang sedang bergejolak kembali. Terjadi pengeroyokan dan pemukulan terhadap 10 orang jamaah Masjid Muhammadiyah di Sraten, Kecamatan Cluring Banyuwangi, yang dilakukan oleh warga yang tidak bersetuju dengan adanya Masjid Muhammadiyah di kawasan itu. Beberapa korban diantaranya adalah jamaah wanita (muslimah).

Dr Muhlis Lahudin Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyuwangi menyatakan bahwa kejadian ini di Sraten adalah peristiwa kesebelas yang dialami Muhammadiyah di Banyuwangi. Menurutnya ini adalah ujian untuk mempertebal keimanan dan memperkuat kesabaran warga Persyarikatan Muhammadiyah agar semakin kuat dan kokoh dalam berdakwah.

Beberapa rangkaian peristiwa senantiasa mewarnai gerak dan langkah Persyarikatan Muhammadiyah di Kabupaten Banyuwangi. Mulai kasus di Kalibaru sampai penurunan papan nama Masjid Muhammadiyah di Tampo. Terbaru peristiwa pengeroyokan dan pemukulan jamaah Muhammadiyah di Sraten.

“Kita jangan sampai berkecil hati apalagi surut langkah dalam perjuangan kita. Namun kita juga tidak boleh lengah agar tidak terulang kembali kejadian seperti ini. Ambil hikmahnya dari setiap peristiwa yang kita alami di masa lalu agar langkah kita di masa mendatang semakin pasti. Kita doakan agar orang-orang yang menzalimi kita nantinya berbalik menjadi pendukung dan pembela kita, Aamiin,” ungkap Muhlis, Ketua PDM Banyuwangi.

PDM Banyuwangi memutuskan sebagai masa Bencana Sosial Kemanusiaan atas kejadian di Sraten dan Tampo. Sebagai tindak lanjut, diadakan penggalangan dana sosial melalui kaleng Jumat yang ada di seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) se-Banyuwangi. Hal itu sebagai wujud dukungan, solidaritas dan keprihatinan atas peristiwa yang terjadi. Hasil kaleng Jumat diserahkan ke LAZISMU Daerah Banyuwangi pada Sabtu mendatang, 23 April 2022 untuk segera disalurkan.

Kasus Cluring bergejolak lagi ini merupakan lanjutan teror, agitasi dan intimidasi serta penolakan segerombolan orang atas pembangunan Masjid al-Furqon di Dusun Krajan Desa Sraten Kecamatan Cluring, pada 9 Mei tahun 2021 lalu. Kejadian itu berulang kembali pada Selasa malam (12/04/2022) lalu. Ketika itu warga PRM Sraten bekerja bhakti membersihkan lokasi pembangunan masjid supaya ketika Idul Fitri tiba bisa dipakai untuk kegiatan.

Namun secara tiba-tiba datanglah segerombolan 50 orang menyerang dan memukuli warga PRM Sraten. Sepuluh warga Muhammadiyah Sraten terkorban. Tiga diantaranya luka parah dan dilarikan ke Puskesmas Benculuk. Polisi pun segera menangkap dan menahan ketujuh orang penyerang.

Tiga korban luka parah bernama Suyanto, Khoirul Anam dan Sukron Atami. Kondisi mereka berangsur membaik meskipun tampak bekas pukulan di mata dan wajah terlihat lebam.

“Yang bisa LAZISMU lakukan adalah meredakan ketegangan, menguatkan yang terkorban dan memberikan bantuan. Semoga bantuan dan santunan ini sedikit menguatkan hati warga PRM Sraten dan warga sekitar.” kata drh Zainul Muslimin, Ketua LAZISMU Jatim. (Ad)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*