Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Senin , 17 Januari 2022
Breaking News
You are here: Home » Bencana & Kemanusiaan » Lazismu se-Nasional Serentak Galang Donasi Kemanusiaan Untuk Palestina

Lazismu se-Nasional Serentak Galang Donasi Kemanusiaan Untuk Palestina

Konflik antara Israel dan Palestina semakin memanas sejak Senin, 10 Mei 2021. Korban warga sipil terus berjatuhan. Hingga kini, penyerangan Israel ke Jalur Gaza Palestina masih berlanjut. Berdasarkan laporan yang dikeluarkan oleh UNOCHA dan BBC pada hari Senin (17/5/2021) pukul 12.00 waktu setempat setidaknya 200 warga Palestina di Jalur Gaza, termasuk 59 anak-anak, telah tewas dan sebanyak 1.305 orang cedera. Di Tepi Barat sendiri 17 warga tewas dengan 2 diantaranya adalah anak-anak. Sementara itu tercatat 42.000 orang penyintas mencari perlindungan saat ini di 50 Sekolah UNRWA.

Atas kejadian bencana kemanusiaan yang terjadi di Palestina, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur telah menginstruksikan kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah se-Jawa Timur untuk mengkoordinasikan penggalangan dana dalam rangka meringankan beban penderitaan rakyat Palestina.

Selain itu sebagai salah satu upaya dalam membantu saudara-saudara di Palestina yang sangat membutuhkan bantuan akibat serangan rudal-rudal Zionis Israel dan mengakibatkan gugurnya ratusan jiwa diantaranya adalah anak-anak dan wanita, kerusakan infrastruktur, derita dan duka lainnya, Lazismu Pusat juga telah menginstruksikan kepada Lazismu Wilayah seluruh Indonesia untuk melakukan penggalangan dana dalam rangka aksi solidaritas Palestina secara nasional.

Donasi Palestina bisa ditransfer ke rekening Kemanusiaan Lazismu Wilayah di Bank Muamalat No. 7710015635 a/n LAZIS MUHAMMADIYAH JAWA TIMUR dan Bank Syariah Indonesia 9000002221 a/n LAZIS MUHAMMADIYAH JATIM HUMANITY. Penyaluran akan dilaksanakan sesuai program (Bantuan Kesehatan/medis, Pangan dan Pendidikan) melalui jaringan Muhammadiyah Aid (MuhAid) di seluruh dunia, khususnya yang ada di Timur Tengah. (Adit)

MUHAMMADIYAH AID SERUKAN GALANG DANA NASIONAL UNTUK PALESTINA

Sementara itu Dr. Wachid Ridwan, Program Koordinator Muhammadiyah Aid mengajak seluruh warga Muhammadiyah di berbagai daerah untuk segera melakukan galang dana dan berinfak melalui Lazismu. Muhammadiyah melalui Program Muhammadiyah Aid tergerak untuk membantu korban sipil di Palestina.

“Salurkan bantuan anda melalui Lazismu-Lazismu yang ada di berbagai daerah. Insyaallah dari mereka akan kita kumpulkan di Lazismu Pusat. Bersama dengan aktivis-aktivis Muhammadiyah di Pusat dan Daerah, kita salurkan bantuan terbaik kita,” ujar Wachid.

Menurut keterangannya, Muhammadiyah Aid yang dibentuk oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah merupakan lembaga ad hoc, terdiri dari Hubungan Luar Negeri, MDMC, dan Lazismu. Muhammadiyah Aid bertugas untuk memberikan bantuan-bantuan kemanusiaan khusus ke luar negeri.

Beberapa bantuan yang telah diserahkan dan masih berlangsung antara lain kepada Muslim Rohingya, Moro di Filipina, dan Palestina. Muhammadiyah Aid telah memberikan beasiswa kepada mahasiswa di Universitas Islam Gaza, termasuk bantuan-bantuan kemanusiaan isidental ketika puasa, idul fitri, dan idul adha.

“Saat ini, mereka sangat membutuhkan bantuan kita. Kita tau bagaimana perjuangan mereka baik di Gaza, Yerusalem, maupun Tepi Barat. Jiwa pun mereka pertaruhkan demi bangsanya dan demi tanahnya,” tutupnya.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui akun resminya juga dengan tegas mengatakan bahwa Muhammadiyah mengutuk keras serangan Israel yang penuh kekejaman dan nafsu ekspansi neokolonialisme. Menurut hemat Haedar, seharusnya di era modern ini tidak ada lagi pihak yang bertindak sewenang-wenang terhadap pihak lain atas nama aapun.

Serangan militer Israel terhadap rakyat Palestina tak kunjung reda. Terhitung sepekan terakhir Israel terus menembakkan rudalnya ke Palestina. Di sisi lain, sering terjadi bentrok antara polisi Israel dengan rakyat Palestina.

“Seluruh dunia yang pro demokrasi, hak asasi manusia, serta anti kekerasan dan peperangan mesti bangkit bersama menghentikan segala bentuk ekspansi dan serangan bersenjata oleh satu negara terhadap pihak lain yang berhak merdeka, bebas, dan damai di muka bumi,” tegas Haedar. (Yusuf/www.lazismu.org)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*