Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Rabu , 10 Agustus 2022
Breaking News
You are here: Home » News » Lazismu Tebar Bantuan Alat Penunjang Belajar bagi Difabel Tunanetra ke Seluruh SLB di Lamongan

Lazismu Tebar Bantuan Alat Penunjang Belajar bagi Difabel Tunanetra ke Seluruh SLB di Lamongan

Kepedulian terhadap anak difabel, khususnya tuna netra, senantiasa menjadi konsen bagi Lazismu. Oleh karena itu Lazismu kabupaten Lamongan berkesempatan memberikan bantuan Alat Penunjang Belajar Difabel Tunanetra kepada seluruh Peserta Didik Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kabupaten kawasan Pantura Jawa Timur itu.

Bantuan ini diberikan langsung kepada seluruh SLB yang ada di Kabupaten Lamongan dengan masa distribusi antara tanggal 22 hingga 25 Februari 2022.

Menurut Rudy Setiawan SM., Manajer Lazismu Lamongan, tujuan pemberian alat penunjang belajar ini untuk mempermudah peserta didik difabel tunanetra dalam melaksanakan proses pembelajaran. Untuk itu diperlukan beberapa alat dalam mendukung kegiatan belajar sehingga nantinya peserta didik sudah tidak mengalami kesulitan saat melaksanakan proses pembelajaran di sekolah maupun di rumah.

“Bantuan yang diberikan berupa Al-Qur’an Braille Digital, Papan Braille, Braille Text, Abacus, Jam Tangan Bicara, Globe, Bola Berbunyi, Reglet-Stylus, Perekam Suara, Tongkat Elektrik, Papan Catur, Miniatur Hewan, Miniatur Lingkungan, Kaca Pembesar, Papan Tulis Braille dan Murrotal” jelas Rudi ketika memberikan informasi tentang aksi peduli difabel ini.

“Ini merupakan perhatian dan kepedulian kita terhadap difabel tunanetra yang ada di Lamongan. Bantuan kita berikan sesuai dengan kebutuhan dari para peserta didik untuk mempermudah mereka dalam melaksanakan proses belajar. Karena pada dasarnya kita semua sama dalam mendapatkan hak berpendidikan. Harapannya semoga dapat bermanfaat dengan baik dan para peserta didik bisa lebih semangat dalam belajar untuk dapat mencapai kesuksesan dimasa depan” tambah Rudy seraya mengungkapkan harapannya.

Supinah Kepala SLB Ma’arif Lamongan menyampaikan ucapan terima kasih dan merasa bahwa bantuan ini akan sangat berarti bagi peserta didik tuna netra di SLB yang dipimpinnya.

“Terimakasih kepada Lazismu atas bantuan bagi siswa yang mengalami hambatan penglihatan. Bantuan tersebut akan sangat berharga untuk media pembelajaran dan sangat membantu mempermudah dan melancarkan dalam KBM” ujar Supinah Kepala SLB Ma’arif Lamongan.

“Mengingat bahwa karena kondisi para siswa disabilitas yang rata-rata ada di sekolah kami dalam taraf ekonomi yang rendah, maka ke depan Lazismu Lamongan kami harap bisa menyalurkan bantuan terhadap para disabilitas lain termasuk autis, hambatan intelektual, ADHD, dan lain-lain, yang sangat membutuhkan” tambah Supinah.

Sementara itu seorang Relawan atau Volunteer Disabilitas Lazismu Lamongan mengungkapkan apreasiasinya atas aksi Lazismu yang peduli terhadap warga difabel.

“Alhamdulilah, program baru yang dijalankan oleh Lazismu Lamongan berjalan dengan lancar. Perhatian yang lebih diberikan kepada Anak anak berkebutuhan khusus terlebih kepada disabilitas netra. Dengan memperhatikan kesejahteraan belajar mereka, Lazismu Lamongan mampu membuat trobosan baru dengan program yang sudah selesai dilaksanakan” kata Novita Dwi Nur Hidayah Volunteer Lazismu Lamongan.

“Antusias SLB SE kabupaten Lamongan sangat luar biasa, sehingga membuat saya selaku volunteer di Lazismu Lamongan merasakan kebahagiaan tersendiri ketika bisa membantu dalam menyelesaikan program ini. Harapan saya, Lazismu Lamongan, lebih memperhatikan lagi anak anak berkebutuhan khusus baik yang masih menempuh dalam bidang pendidikan formal, maupun non formal” harap Novita.

Ahmad Farid Dwi Saputra, salah seorang peserta didik difabel tuna netra SLB Negeri Lamongan juga memberikan apresiasinya terhadap program ini.

“Program yang bagus, karena masih banyak yang peduli penuh dengan disabilitas, terkhusus disabilitas netra. Jangan sampai kepedulian ini hanya dilaksanakan hanya sekali saja, tapi dilakukan secara terus menerus sehingga mampu mensejahterakan disabilitas yang ada di Lamongan” harap Ahmad Farid Dwi Saputra, peserta didik SLB Negeri Lamongan. (Rd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*