Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Senin , 26 Februari 2024
Breaking News
You are here: Home » Bencana & Kemanusiaan » Muhammadiyah Kirim Tim Pendahuluan ke Maroko, Siapkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Bumi 6,8 SR

Muhammadiyah Kirim Tim Pendahuluan ke Maroko, Siapkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Bumi 6,8 SR

Gempa bumi berkekuatan 6.8 M SR menghantam Maroko menimbulkan dampak yang cukup parah. Tercatat hingga Selasa (12/09), korban jiwa yang tewas mencapai 2.901 orang, sementara korban luka-luka menjadi 5.530 orang seperti yang dirilis oleh pemerintah Maroko. Bencana ini pun menyita perhatian dunia, termasuk Persyarikatan Muhammadiyah.

Respons cepat pun dilakukan melalui Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) Muhammadiyah atau dikenal dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) yang didukung LAZISMU. Bersama Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Kerajaan Maroko, Muhammadiyah menginisiasi tim untuk membantu warga Maroko selama masa tanggap darurat yang berlangsung 14 hari. Tim ini juga berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang berkedudukan di Maroko dan Hilal Ahmar di Chichaoua.

Ketua MDMC Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, H. Budi Setiawan, S.T. menyampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan lembaga kemanusiaan dan pemerintah dalam merespons dengan aksi kemanusiaan atas bencana alam ini. MDMC dengan dukungan LAZISMU akan ikut membantu meringankan duka warga Maroko. Selain itu, kaji cepat telah dilakukan untuk menentukan bantuan yang efektif disalurkan di lokasi terdampak.

“Sebagai warga yang menjunjung nilai-nilai kemanusiaan, kami menyampaikan rasa duka dan empati yang mendalam atas musibah di Maroko,” ujar Budi.

Bantuan yang akan diberikan kepada warga Turki mendapatkan dukungan dari LAZISMU. Hal ini disampaikan oleh Edi Suryanto selaku Direktur Utama LAZISMU PP Muhammadiyah. Menurutnya, aksi kemanusiaan ini juga merupakan implementasi hasil Muktamar ke-48 yang berlangsung tahun lalu di Surakarta.

“Pada koordinasi lalu, PP Muhammadiyah bersama Lazismu, MDMC, Muhammadiyah Aid, LHKI, dan PCIM Maroko menyepakati bahwa bantuan ini sebagai wujud nyata dari Risalah Islam Berkemajuan hasil Muktamar Surakarta. Di antaranya adalah pengabdian kepada kemanusiaan global dan juga Internasionalisasi Muhammadiyah,” ungkap Edi.

Sementara itu, perwakilan PCIM Maroko, Jundi Abdurrahman pada Ahad lalu (10/09) menuturkan bahwa saat ini tim respons cepat bergerak membantu pendistribusian kebutuhan dasar, makanan, air bersih, dan perlengkapan kesehatan kepada para penyintas. PCIM Maroko juga berfokus pada program dukungan kepada kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, bayi, balita, lansia, dan disabilitas.

“Dalam rangka memberikan bantuan kemanusiaan yang efektif dan tepat waktu, PCIM Maroko berencana untuk mengoperasikan tim bantuan selama 14 hari dalam fase tanggap darurat,” terang Jundi.

Seperti diketahui, menurut Survei Geologi Amerika Serikat (US Geological Survey), gempa yang sangat merusak tersebut menghantam Maroko pada Jumat (08/09) pukul 23.11 waktu setempat atau Sabtu (09/09) pukul 05.11 WIB pada kedalaman 18,5 km. Dampaknya dirasakan hampir di seluruh bagian Maroko, termasuk Provinsi Al-Haouz, Taroudant, Chichaoua, Ouarzazate, Marrakech, Azilal, Agadir, Casablanca, dan Youssoufia.

Berangkatkan Tim Pendahuluan

Melalui program Muhammadiyah Aid, Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) Muhammadiyah atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) bersama Lazismu merespons kejadian gempabumi di Maroko yang berdampak sangat parah. Tim asistensi pun diturunkan ke lokasi terdampak untuk melakukan kaji cepat, koordinasi, dan membuka layanan bagi para penyintas.

Tim yang berangkat pada Rabu (13/09) malam ini terdiri dari 2 orang, yaitu Wahyu Pristiawan Buntoro dan Al Afik yang berasal dari bidang Diklat MDMC dan Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah. Keduanya akan mendampingi Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Kerajaan Maroko yang menjadi Management Support Assistance Team dan bertugas selama 14 hari.

Pemberangkatan tim ini mendapat apresiasi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Maroko, Hilal Ahmar, dan media lokal Maroko. Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang membidangi Kerjasama Internasional, Prof. Dr. Syafiq A. Mughni, M.A. menyampaikan bahwa keberangkatan tim asistensi ini merupakan upaya yang dilakukan oleh Muhammadiyah untuk membuka layanan respons yang lebih besar lagi.

“Saya bersama MDMC ikut berdiskusi dengan Kedutaan Besar Maroko di Jakarta. Mereka sangat mengapresiasi usaha Muhammadiyah untuk memberikan bantuan ini,” terang Syafiq.

Syafiq menambahkan, akan ada banyak kebutuhan penyintas yang harus dipenuhi.

“Selama tidak ada resistensi dari masyarakat lokal di sana dan pemerintah yang punya otoritas di negara tersebut tidak menjadi masalah. Karena tentu banyak kebutuhan yang harus dipenuhi, tidak hanya logistik dan kesehatan tapi juga psikososial,” imbuhnya.

Ketua MDMC PP Muhammadiyah, H. Budi Setiawan, S.T. menegaskan bahwa nilai kemanusiaan sangat dijunjung tinggi oleh Muhammadiyah Aid. Oleh karena itu, Muhammadiyah akan terus berkoordinasi dengan lembaga kemanusiaan dan pemerintah sehingga dapat mengukur sejauh mana Muhammadiyah dapat membantu warga Maroko yang terdampak bencana tersebut.

“Kami berharap Muhammadiyah dapat mengajak banyak lembaga untuk bersama-bersama saling bahu-membahu merespons bencana Maroko ini dengan mengutamakan semangat kemanusiaan. Karena saat ini korban sudah mencapai 2.400 jiwa meninggal dunia,” ungkap Budi.

Mewakili LAZISMU Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Edi Suryanto selaku Direktur Utama menjelaskan bahwa pihaknya memberikan dukungan bagi aksi kemanusiaan ini. LAZISMU pun akan melakukan penggalangan dana pada berbagai tingkatan, mulai dari Kantor Layanan, Daerah, Wilayah, hingga Pusat. Dana yang dihimpun akan digunakan untuk mendukung gerak langkah Muhammadiyah Aid dalam membantu penyintas gempa Maroko.

“Muhammadiyah Aid, sebagai koordinator bidang kemanusiaan luar negeri telah melakukan koordinasi bersama lembaga-lembaga kemanusiaan global dan pemerintah Indonesia dalam menyusun langkah-langkah bantuan yang tepat sasaran. Demikian pula PCIM Maroko yang telah bertemu dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan Hilal Ahmar setempat telah mendapatkan akses dalam menyampaikan bantuan dari Muhammadiyah kepada para penyintas,” papar Edi.

LAZISMU terus menghimpun bantuan guna mendukung aksi kemanusiaan internasional ini. Bantuan dapat disalurkan melalui rekening di bawah ini untuk membantu mereka yang terdampak. Mari bantu Maroko! [Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

Yuk, kita bantu saudara-saudara kita di Maroko dengan memberikan donasi terbaik sobat tangguh melalui. Transfer donasi ke rekening LAZISMU kemanusiaan.

  • Bank Mu’amalat – No. 7710015635
  • BSI – No.  9000002221

Untuk konfirmasi Donasi, transfer WA ke : 0851-5606-3595 dan informasi WA ke : 0851-6170-2078.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*