Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Sabtu , 26 November 2022
Breaking News
You are here: Home » Ekonomi » Produk Usaha Mikro Mitra BankZiska di Ngrayun Ponorogo Layak Dikembangkan

Produk Usaha Mikro Mitra BankZiska di Ngrayun Ponorogo Layak Dikembangkan

Saat ini UMKM telah berkontribusi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Perkembangan UMKM sangat besar dimana keberadaannya memegang peranan penting bagi sektor perekonomian. UMKM disebut sebagai salah satu roda penggerak dalam perekonomian negara. UMKM dapat berkembang dengan melihat potensi dari sebuah produk yang dihasilkan.

Namun, banyak diantara UMK ini yang terjerat rentenir sehingga mereka kesulitan dalam mengembangkan usahaya. Penghasilan yang mereka dapatkan  untuk melunasi hutang di rentenir yang setiap hari menjeratnya. Sehingga usaha yang dijalankan hanya bersifat statis dan sulit mengalami perkembangan.

Hadirnya BankZiska Lazismu akan membantu UMK agar terlepas dari jeratan rentenir dan pinjaman riba. Mereka yang terjerat dan berpotensi terjerat pinjaman berbasis rentenir bisa terbantu dengan pemberian pinjaman Qardhul Hasan. Mitra BankZiska diantaranya adalah para UMK yang memiliki usaha dengan berbagai produk yang dihasilkan.

Menurut Ahmad Faruq Futaqi, Manager BankZiska, di kantor BankZiska Lazismu di desa Jabung Ponorogo (24/12/21), potensi produk mitra BankZiska sangat besar sehingga bisa berpeluang untuk menembus pasar global. Mitra yang telah dibiayai oleh BankZiska memiliki usaha yang beragam, salah satunya kelompok mitra yang berada di daerah Ngrayun.

“Ngrayun merupakan daerah yang terletak di Kabupaten Ponorogo bagian selatan dan memiliki potensi alam melimpah ruah. Mitra BankZiska di Ngrayun berjumlah sekitar 50 lebih, yang diampu oleh beberapa Relawan dengan koordinator Pak Puryanto.” kata Uki panggilan akrab Ahmad Faruq Futaqi.

“Produk yang dimiliki mitra BankZiska disana diantaranya Tiwul instan, gatot instan, kunyit instan, temulawak instan, Gula Aren, kripik gadung, kripik talas, kripik tempe, dan masih banyak lagi lainnya. Produk-produk tersebut dapat menjadi oleh-oleh makanan khas Ngrayun.” ujarnya.

“Salah satu produknya yaitu Tiwul menjadi destinasi makanan yang paling digemari oleh masyarakat ketika berkunjung ke Ngrayun. Tiwul merupakan makanan tradisional yang terbuat dari singkong dan kerap dijadikan sebagai pengganti nasi.” tambahnya.

Melalui program BankZiska Lazismu, Uki berharap para UMK tersebut bisa diberdayakan dan dilakukan pendampingan sehingga produk yang mereka miliki dapat menembus jangkauan pasar yang lebih luas. BankZiska akan terus melakukan pendampingan dan pembinaan kepada para mitra mulai dari packing produk sampai pemasaran, nantinya produk tersebut bisa dikemas secara apik dan menarik, agar dapat menambah daya beli konsumen.

Produk mitra BankZiska akan menjadi produk yang unggul dan berkualitas sehingga dapat bersaing dengan produk lainnya di pasar global. Mitra yang sudah dibiayai BankZiska bisa terlepas dari jeratan rentenir dan akan menjadi UMK yang berdaya, cerdas, mandiri, yang tadinya mustahik akan menjadi muzakki.

“BankZiska Lazismu akan senantiasa menebar dan memberikan kebermanfaatan untuk umat” pungkasnya. (Bankziska.org)

BankZISKA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*