Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Selasa , 9 Agustus 2022
Breaking News
You are here: Home » News » Nilai Qurban Lazismu se Jatim Tahun 2021 ini Rp 10,3 Milyar, 70% Dikemas untuk Kuatkan Ketahanan Pangan

Nilai Qurban Lazismu se Jatim Tahun 2021 ini Rp 10,3 Milyar, 70% Dikemas untuk Kuatkan Ketahanan Pangan

Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT, bahwa seluruh rangkaian program Qurban yang dilaksanakan oleh Lazismu di Jawa Timur telah berjalan dengan baik dan lancar, sesuai dengan perencanaan. Seluruh hewan ternak qurban telah disembelih pada hari Raya Idul Adha 1442 hijriyah dan pada hari-hari Tasyrik.

Ada dua macam pengelolaan daging Qurban yaitu konvensional dan kemasan. Qurban konvensional daging qurbannya dibagikan habis kepada yang berhak menerima sesuai dengan data dan sebagian lagi untuk pequrban. Sedangkan untuk qurban kemasan, daging qurban sebelum didistribusikan dan dialokasikan diolah terlebih dahulu menjadi makanan dalam kaleng, yaitu Rendang dan Kornet.

Imam Fauzi, Penanggung Jawab Program Qurban Kemasan Lazismu Jatim, ketika ditemui di Gedung Muhammadiyah Jatim di Surabaya (29/07/21), menyatakan bahwa perolehan Qurban seluruh kantor Lazismu Daerah dan KLL se-Jatim tahun ini sebesar Rp. 10.385.822.000,-.

Dari angka Rp 10,38 Milyar diatas, Imam Fauzi menguraikan, bahwa nilai Qurban konvensional sebesar Rp. 2.881.415.000,-, terdiri dari 182 ekor kambing dan 120 ekor sapi berukuran sedang yang berasal dari 854 shohibul qurban. Qurban konvensional ini dilaksanakan oleh 21 kantor Lazismu Daerah dengan menyasar 33.993 penerima.

Sedangkan qurban kemasan memperoleh dana qurban senilai Rp 6.871.906.500,- atau 200 ekor sapi berukuran besar, yang diikuti oleh 45 kantor Lazismu Daerah dan Kantor Layanan Lazismu (KLL) setingkat wilayah, serta jaringan Rumah Sakit dan panti Asuhan Muhammadiyah/Aisyiyah di Jawa Timur.

Selain itu qurban kemasan juga diikuti oleh Lazismu Pusat, Wilayah dan Daerah dari luar Jatim, DKI Jakarta, DI Yogya, Jawa Barat, Medan, Biereun, Pekanbaru, Bukittinggi, Lmapung, Makassar, Gorontalo, dan sebagainya. BPKH pun menitipkan qurbannya di Jawa Timur. Total nominalnya senilai Rp. 2.716.890.539,- atau memotong sekitar 78 ekor sapi ukuran besar.

Adapun jumlah total nominal Qurban kemasan yang diolah di Jawa Timur adalah sebesar Rp 9.588.797.039,-. Angka ini menurut Imam Fauzi mengalami peningkatan dibandingkandengan tahun 2020 lalu.

“Alhamdulillah, qurban kemasan tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun lalu. Jika tahun lalu kami mengelola qurban kemasan senilai Rp 8,1 Milyar, maka tahun ini sebesar Rp. 9,5 Milyar. Sehingga total nulai qurban yang dilaksanakan di Jawa Timur oleh Lazismu tahun 1442 H/2021 M ini baik konvensional maupun kemasan adalah sebesar Rp 13.102.712.539,-” kata Imam Fauzi.

“Sebagaimana ditekankan pada awalnya bahwa program Qurban Lazismu ini lebih menitikberatkan pada penguatan ketahanan pangan. Sehingga 70% daging qurban diolah menjadi makanan dalam kaleng yang bisa dinikmati hingga masa dua tahun. Dan pada masa pandemi ini pilihan untuk berqurban secara kemasan sangatlah tepat. Kami mengucapkan terima kasih kepada para pequrban dan semua pihak yang telah mensukseskan program ini” pungkas Imam Fauzi. (Ad)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*