Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Senin , 17 Januari 2022
Breaking News
You are here: Home » News » Bersama MPS, Lazismu Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Lanjut Usia Kurang Mampu di Beberapa Daerah

Bersama MPS, Lazismu Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Lanjut Usia Kurang Mampu di Beberapa Daerah

Sebanyak 5 ton beras disalurkan oleh Lazismu Jatim bersinergi dengan Majelis Pelayanan Sosial (MPS) kepada warga lanjut usia (lansia) di beberapa daerah di Jawa Timur, 11 Juni 2021. Penyaluran bantuan pangan yang merupakan sumbangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut ditujukan untuk penguatan kebutuhan pangan khususnya bagi warga kurang mampu.

Hudi Nurwulan, anggota Mejelis Pelayanan Sosial (MPS) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim bersama Yusril Ardi, staf Lazismu Jawa Timur bertugas menyalurkan bantuan pangan tersebut. Hudi Nurwulan menyatakan bahwa bantuan ini sedikit membantu mengurangi beban warga kurang mampu, khususnya yang berusia lanjut. Tidak hanya beras, bantuan juga disertai dengan kornet dan rendang dalam kaleng yang merupakan produk Qurban Kemasan Lazismu Jatim.

“Alhamdulillah bisa kami salurkan bantuan pangan berupa beras ditambah rendang, kornet dalam kaleng, serta sembako lainnya kepada saudara-saudara kita warga lansia yang kurang mampu, baik melalui Panti Asuhan maupun tokoh masyarakat setempat (RW). Semoga bermanfaat dan sedikit membantu beban kebutuhan pokok warga kita yang kurang mampu” kata Hudi.

Selain warga lansia bantuan juga disalurkan kepada guru ngaji, guru TK, marbot Masjid, warga terkena musibah dan bencana alam, dan sebagainya. Daerah sasaran meliputi Kabupaten dan Kota Malang, Kabupaten Blitar, Kota Surabaya dan kawasan rawan pangan lainnya. Sebanyak 600 orang penerima manfaat  yang menjadi sasaran penyaluran bantuan. Lazismu dan MPS PWM Jatim menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemprov Jatim atas kepercayaan dan amanahnya untuk menyampaikan bantuan pangan kepada yang berhak menerima. (Adit)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*