Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Selasa , 5 Maret 2024
Breaking News
You are here: Home » Bencana & Kemanusiaan » Salurkan Bantuan Perahu Untuk Kesiapsiagaan Bencana dan Dakwah di Kawasan Terpencil

Salurkan Bantuan Perahu Untuk Kesiapsiagaan Bencana dan Dakwah di Kawasan Terpencil

Lazismu senantiasa mendukung aksi-aksi kebaikan bersama untuk kegiatan dakwah dan kemanusiaan. Dukungan itu diwujudkan dengan penyediaan sarana yang memadai dan menunjang.

Sebentar lagi akan datang musim penghujan, dimana bencana banjir mengintai setiap saat. Oleh sebab itu dibutuhkan langkah antisipatif khususnya untuk kawasan-kawasan yang berpotensi menjadi genangan banjir, sehingga bencana yang terjadi tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Lazismu Jawa Timur dalam rangka kesiapsiagaan kebencanaan memberikan bantuan 5 unit perahu lengkap dengan mesin tempelnya kepada kedua wilayah di Indonesia yang pada tahun lalu terlanda bencana besar. Kedua wilayah tersebut adalah Kalimantan Selatan (Banjarmasin, Kalsel) sebanyak 2 unit dan Sulawesi Barat (Mamuju, Sulbar) 2 unit. Selain itu 1 unit perahu juga dikirimkan ke pulau Bawean untuk keperluan dakwah.

Bantuan perahu dimaksudkan sebagai sarana evakuasi dan pengiriman bantuan apabila terjadi bencana banjir pada lokasi pelosok dan sulit dijangkau khususnya di Banjarmasin. Selain itu perahu bisa digunakan untuk kegiatan dakwah menjangkau ke pulau-pulau yang terpencil, seperti di Mamuju, Sulbar dan pulau Bawean, Gresik.

Serah terima perahu dari pembuatnya ke Lazismu Jatim dilakukan di desa Sumberasri, kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, Selasa siang (24/8/21). Pembuatan perahu dilakukan dari bengkel perahu ITBM Banyuwangi. Kelima unit perahu pesanan Lazismu Jatim itu dibuat oleh Institut Teknologi Bisnis Muhammadiyah (ITBM) Banyuwangi bersama mitranya. Lazismu Jatim memesan 10 unit perahu ke ITBM. Sebanyak 7 perahu telah jadi dan siap dikirim ke penerima manfaat.

Hadir dalam acara seremoni serah terima drh Zainul Muslimin Katua Lazismu Jatim, Musa Alhadi BPH ITBM Banyuwangi, Lurah Sumberasri beserta hadirin, civitas akademika ITBM dan tokoh masyarakat setempat.

“Alhamdulillah, peran-peran kita ini, Lazismu dan ITBM, menggerakkan semua. Mudah-mudahan menjadi kebanggaan kita bersama. Termasuk warga desa Sumberasri Purwoharjo Banyuwangi yang menjadi pengerajin perahu dan mitra ITBM, bahwa produknya bisa melanglang ke seluruh Indonesia. Demikian pula ITBM, sebagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah yang belum genap setahun usianya sudah mampu mengembangkan kapal viber kelas ringan dan sebentar lagi mobil listrik. Ini menjadi hal yang luar biasa bagi kita” ungkap Zainul.

“Untuk kelima perahu yang sudah jadi ini akan kita kirim ke 3 titik. Pertama ke pulau Bawean, untuk menunjang pengembangan dakwah di kawasan wisata Mangrove. Yang kedua untuk Banjarmasin Kalsel dan ketiga ke Mamuju Sulbar. Perahu yang kita siapkan ini untuk arus perairan deras, selain untuk menunjang kesiapsiagaan bencana seperti rescue, evakuasi dan pengiriman logistik, juga untuk dakwah ke kawasan terpencil yang harus ditempuh melalui sungai.” jelas Zainul.

“Berikutnya akan kita siapkan perahu juga untuk kabupaten Buleleng, Bali, guna menunjang pariwisata laut disana. Makanya perahu yang kita luncurkan ini kita beri nama Lazismu Jelajah Bahari” tambahnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada civitas akademika ITBM Banyuwangi dan warga sumberasri yang menjadi pengerajin perahu mitra ITBM. Demikian pula kepada para dermawan dan donatur yang telah berpartisipasi dalam program ini” pungkasnya.

Adapun pengangkutan kelima perahu dilakukan dengan truk fuso dari Banyuwangi menuju ke pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Setelah sampai pelabuhan Tanjung Perak perahu kemudian dikirim ke tempat tujuan menggunakan ekspedisi kapal laut. (ad).

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*