Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Senin , 5 Desember 2022
Breaking News
You are here: Home » Kiprah Lembaga » Sekilas Tanggap Bencana Erupsi Gunung Semeru 2021 : MDMC, MPKU dan LAZISMU Semakin Kokoh Bersinergi untuk Aksi Kemanusiaan

Sekilas Tanggap Bencana Erupsi Gunung Semeru 2021 : MDMC, MPKU dan LAZISMU Semakin Kokoh Bersinergi untuk Aksi Kemanusiaan

Erupsi Gunung Semeru kabupaten Lumajang dan Malang yang terjadi pada tanggal 4 Desember 2021 menyebabkan derita dan kerugian bagi warga yang menjadi korban. Tidak hanya kerugian materiil dan moril namun juga korban jiwa turut berjatuhan.

Kawasan terdampak erupsi gunung Semeru yang paling parah terkena aliran lahar dan semburan abu vulkanik berada di kabupaten Lumajang meliputi kecamatan Pronojiwo dan Candipuro. Sedangkan di Kabupaten Malang berada di kecamatan Ampelgading, Wajak, Tirtoyudo, Dampit dan Turen yang hanya terdampak abu vulkanik. Jembatan Gladak Perak di desa Curah Kobokan roboh dan mengakibatkan akses jalan dari Malang Selatan ke Lumajang terputus.

Data Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Jawa Timur mencatat 56 jiwa meninggal dunia, 13 jiwa luka berat dan warga yang mengungsi atau terevakuasi dari tempat tinggalnya sebanyak 9.281 jiwa. Sebanyak 2.970 rumah rusak berat dan warganya harus diungsikan ke tempat yang aman, baik di tenda pengungsian, Gedung fasilitas umum Pemerintah, atau ke rumah-rumah kerabat dan saudara yang jauh dari lokasi terdampak erupsi.

Sesaat setelah kejadian erupsi, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim melalui MDMC segera menerjunkan tim Relawan pertama yang berangkat pada tanggal 4 Desember 2021 malam. Tim yang membawa 4 unit mobil double cabin ini bertugas mengasessment, mendata dan mempersiapkan pendirian Poskor dan Posyan Bencana. Dalam sehari telah siap berdiri dua Poskor, yaitu di kota Lumajang bertempat di PDM Lumajang dan di kecamatan Pronojiwo yang bertempat di salah satu rumah penduduk setempat.

Pada tanggal 5 Desember 2021, menyusul berangkat secara bertahap beberapa tim Medis dari jaringan Rumah Sakit Muhammadiyah/Aisyiyah (RSM-A) se-Jatim ke Pronojiwo. Tim Medis RSM-A yang dikoordinir Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) PWM Jatim ini mendirikan Posyan Kesehatan dengan menempati Gedung Balai Penyuluhan Pertanian setempat. Layanan Kesehatan tidak hanya memberikan pengobatan tetapi juga turut mengevakuasi pasien dengan penyakit parah menuju ke Rumah Sakit di kota.

Demikian pula dengan pasokan bantuan logistik terus mengalir seakan tak pernah berhenti di kedua Poskor. Para relawan Muhammadiyah (MDMC) dari luar Jatim, seperti DIY, Jateng, dan lainnya juga banyak berdatangan guna bahu membahu membantu relawan MDMC Jatim dan lokal. Selain itu didirikan pula posyan Dapur Umum di kedua kecamatan terdampak guna melayani kebutuhan makanan siap santap baik bagi pengungsi maupun Relawan.

Lazis Muhammadiyah (LAZISMU) Jawa Timur sebagai Lembaga Amil Zakat turut bergerak sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Sebagai Lembaga pendonor aksi kemanusiaan dan kebencanaan, LAZISMU mempunyai tugas menghimpun bantuan baik dana maupun barang logistik untuk disalurkan kepada warga terdampak bencana. Sedangkan penyalurannya dilaksanakan oleh MDMC sebagai mitra sinergis kinerja LAZISMU.

Beberapa kiprah LAZISMU Jatim dalam penanganan bencana erupsi gunung Semeru tahun 2021, antara lain sebagai berikut :

Pertama, seluruh kantor Lazismu, baik tingkat Daerah maupun Kantor Layanan di Jawa Timur diintruksikan menggalang donasi kebencanaan ke kalangan warga Muhammadiyah, Amal Usaha dan warga masyarakat luas. Alhamdulillah langkah ini diperkuat dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur yang menerbitkan Surat Instruksi penghimpunan dana kebencanaan erupsi Gunung Semeru melalui LAZISMU. Selama bulan Desember 2022 telah dihimpun dana kebencanaan sebesar Rp 6,7 Milyar dan bantuan barang logistik senilai Rp 272 juta.

Kedua, LAZISMU mengirimkan bantuan barang logistik yang dibutuhkan ke area bencana melalui Poskor MDMC, baik Poskor di kota Lumajang maupun Poskor Pronojiwo. Barang logistic yang dikirimkan berupa bahan makanan, paket makanan dalam kaleng (RendangMu, KornetMu, GulaiMu, Opor Ayam, dsb), selimut, jas hujan, alat kebersihan, alat dapur umum, perlengkapan diri, family kit beserta obat-obatan ringan.

Ketiga, LAZISMU menyediakan fasilitas pendukung dan penunjang bagi relawan MDMC yang bertugas di lapangan. Dukungan Lazismu itu berbentuk pasokan dana operasional untuk Poskor dan pergerakan para Relawan. Selain itu Lazismu juga menyiagakan mobil Ambulance untuk evakuasi pasien dan menyediakan 3 unit motor Trail baru guna mendukung transportasi para Relawan ke medan yang berat.

Keempat, LAZISMU mengalokasikan dana guna pembangunan 200 unit Hunian Sementara (Huntara) senilai Rp 3 Miliar bagi warga terdampak yang rumahnya rusak parah. Kebutuhannya adalah 2.970 Huntara, namun pembangunannya disokong Bersama-sama sekitar 40 lembaga donor, termasuk LAZISMU. Kebanyakan rumah yang rusak dan roboh serta tidak bisa ditempati lagi ini berada di lahan yang sangat berbahaya di kecamatan Pronojiwo maupun Candipuro, dimana aliran lahar gunung Semeru sewaktu-waktu terus mengancam. Oleh karena itu warga yang terdampak harus direlokasi ke lahan aman yang telah ditentukan oleh Pemerintah.

Pembangunan Huntara ini akan dilaksanakan pada bulan Februari 2022 di lahan relokasi yang sudah disediakan oleh Pemerintah Daerah setempat. Untuk saat ini masih dalam taraf penyiapan legal formal lahan dan pemantapan denah dan desain Huntara. Jika telah siap maka pembanguna Huntara bisa segera dilakasanakan.

Kelima, LAZISMU akan melengkapi sarana dan prasarana penunjang operasi dan aksi kebencanaan dan kemanusiaan yang dilakukan oleh MDMC dan mitra lainnya, seperti MPKU dan Ortom Muhammadiyah. Sarana dan prasarana ini mendukung aktifitas MDMC dalam masa tanggap darurat bencana, masa transisi, masa pemulihan hingga masa rehabilitasi dan rekonstruksi.

Hingga pertengahan bulan Januari 2022 ini respon Muhammadiyah terhadap bencana erupsi gunung Semeru ini tercatat sebagai berikut :

  • Jumlah Relawan terlibat sebanyak 40 orang.
  • Dapur umum menyediakan 27.644 paket makanan siap santap
  • Layanan Kesehatan kepada 2.365 jiwa.
  • Layanan Pendidikan 160 jiwa.
  • Distribusi bantuan logistik termasuk family kit kepada 5.024 jiwa
  • Layanan psikososial kepada 1.941 jiwa
  • Total penerima manfaat 37.134 jiwa

(Sekretariat Lazismu Jatim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*