Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Rabu , 19 Januari 2022
Breaking News
You are here: Home » Bencana & Kemanusiaan » Semeru Erupsi, MDMC dan Lazismu Siagakan Personel Relawan dan Logistik

Semeru Erupsi, MDMC dan Lazismu Siagakan Personel Relawan dan Logistik

Akhir pekan, Sabtu sore, tanggal 4 Desember 2021, Gunung Semeru di Lumajang Jawa Timur erupsi, mengelurkan abu vulkanik dan lahar. Danny, personel Majelis Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (MLHPB) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur atau yang dikenal dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) merangkum dan menyusun laporan terkait situasi dan kondisi di lereng Gunung Semeru.

Kronologinya, pada tanggal 4 Desember 2021 Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Gunung Semeru di Pos Gunung Sawur, Dusun Poncosumo, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, melaporkan adanya getaran banjir lahar atau guguran awan panas.

“Kejadian itu tercatat mulai pukul 14.47 WIB dengan amplitudo maksimal 20 milimeter,” tutur Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari.

Pada pukul 15.10 WIB, lanjutnya, PPGA Pos Gunung Sawur melaporkan visual abu vulkanik dari guguran awan panas sangat jelas teramati mengarah ke Besuk Kobokan dan beraroma belerang.

“Selain itu, laporan visual dari beberapa titik lokasi juga mengalami kegelapan akibat kabut dari abu vulkanik,” lanjutnya.

Catatan yang dihimpun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), guguran lava pijar teramati dengan jarak luncur kurang lebih 500-800 meter dengan pusat guguran berada kurang lebih 500 meter di bawah kawah.

“Gunung Semeru mengalami peningkatan aktivitas vulkanik yang ditunjukkan dengan terjadinya guguran awan panas mengarah ke Besuk Kobokan, Desa Sapiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (4/12) pukul 15.20 WIB,”

Status Gunung Semeru ditetapkan pada Level II (Waspada). Hasil pengamatan visual didapati bahwa asap kawah tidak teramati, guguran lava dengan jarak luncur 500-800 meter, dengan pusat guguran 500 m di bawah kawah. Kegempaan, berupa Gempa vulkanik yang berkaitan dengan letusan, guguran dan hembusan asap kawah terjadi 54 kali gempa Letusan/Erupsi, 4 kali gempa Guguran dan 18 kali gempa Hembusan.

Sementara itu dilaporkan 1 orang meninggal dunia, 5 orang luka ringan dan 32 warga mengalami luka berat atau luka bakar. Tempat pengungsian warga di Kabupaten Lumajang sementara terdapat di Balai Desa Penanggal, Balai Desa Sumbermujur, Balai Desa Sumberwuluh, Balai Desa Oro-Oro Ombo, Lapangan Kamarkajang, Kec. Candipuro, Rumah Warga yang aman, Masjid Jarit, Kec. Candipuro dan gedung SDN 4 Supiturang.

Wilayah KabupatenTerdampak Bencana di Jawa Timur adalah Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang. Di Kabupaten Lumajang (2 Kecamatan) antara lain :Kec. Pronojiwo terdiri dari Ds. Pornojiwo, Ds. Oro-oro Ombo, Ds. Sumberurip, Ds. Supiturang dan Dsn. Curah Kobokan. Di Kec. Candipuro terdiri dari Ds. Sumberwuluh, Dsn. Kamarkajang, dan Ds. Sumbermujur. Sementara di Kabupaten Malang terdapat 5 Kecamatan dengan kasus sebaran abu vulkanik antara lain di Kec. Ampelgading, Kec. Wajak, Kec. Tirtoyudo, Kec. Dampit dan Kec. Turen

Sebaran Korban Ke Faskes di Puskesmas Penanggal : 25 Jiwa dan dirujuk Ke RSDH, RSB, RSP : 12 Jiwa. Dampak Infrastruktur antara lain  rumah warga ditebali abu vulkanik dan Jembatan Gladak Perak, Ds. Curah Kobokan terputus. Sementara akses jalan raya yang bisa dilewati antara lain akses menuju Kec. Pronojiwo bisa melewati Ampilgading, Malang dan akses menuju Kec. Candipuro bisa melewati Lumajang.

Respon Muhammadiyah

Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) bersama Lazismu setempat merespon erupsi gunung Semeru dengan berbagai langkah antara lain :

  • Koordinasi Internal MLHPB PWM JATIM dan MDMC Lumajang
  • Mengaktifasi fase Siaga Darurat – Sistem Rayon Bencana MDMC di Jawa Timur yang tercatat 5 PDM dari masing Kabupaten (Probolinggo, Ponorogo, Blitar, Malang, Surabaya),
  • Siap Respon dengan total 21 Orang Relawan dengan masing-masing kapasitas selain LPB PDM Lumajang terakhir pukul 22.14 WIB.
  • Pembentukan Pos Muhammadiyah di Lumajang.
  • Distribusi Armada Mobil Rescue.
  • LPB PDM Lumajang melakukan : Assesment, Koordinasi dengan BPBD Lumajang, Penyalurkan bantuan logistik : 10 dus air mineral, 75 kotak snack, 150 nasi bungkus.

Potensi dan Kapasitas

Jumlah SDM Relawan Muhammadiyah Kab. Lumajang sebanyak 20 personel. Peralatan yang tersedia berupa 1 Tenda, 1 Mobil Operasional Lazismu, 1mobil  Ambulance Lazismu, 1 mobil L 300, 1 Mitsubishi Kuda, 2 Izusu Panther. Kebutuhan SDM Relawan antara lain  Asistensi Bencana, Manajemen Respon Bencana, Manajemen Pos Bencana, Manajemen Logistik Bencana, Manajemen Data Bencana, Tim Assasment/ Kaji Cepat dan Tim Assement Kesehatan.

Logistik Non Medis yang dibutuhkan Makanan Siap Saji, Air Minum, Perlengkapan dan kebutuhan Balita, Selimut dan Masker Kebutuhan Lain adalah Tangki untuk air bersih.

Demikian informasi yang dapat diinformasikan daari berbagai sumber untuk rekomendasi umum bagi masyarakat, pengunjung, wisatawan tidak beraktivitas dalam radius 1 Km dari kawah atau puncak G. Semeru dengan jarak 5 Km arah bukaan kawah di sektor tenggara – selatan. Perlu juga mewaspadai awan panas guguran, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak G. Semeru. (Danny MDMC Jatim).

Sumber :

  • Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi
  • BPBD Kab.Lumajang
  • LPB MDMC Lazismu PDM Lumajang

Rekening Lazismu Kebencanaan dan Kemanusiaan :

  • Bank Mu’amalat No. 7710015635 a/n LAZIS MUHAMMADIYAH JAWA TIMUR
  • Bank Syariah Indonesia BSI 9000002221 a/n LAZIS MUHAMMADIYAH JATIM HUMANITY
  • Konfirmasi transfer WA : 0851-5606-3595
  • Berdonasi via website : www.lazismujatim.org
  • Pusat Siaga dan Tanggap Bencana Muhammadiyah Jawa Timur : Jl. Kertomenanggal IV/1 Surabaya.

Kontak Informasi Lapangan :

  • 0857-9673-6752 Kuswantoro
  • 0815-6468-0708 Indra Ferry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*