Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Selasa , 5 Maret 2024
Breaking News
You are here: Home » News » Sinergi LAZISMU dengan Majelis Dikdasmen PWM Jatim Selenggarakan Diksuspala 2023 Batch III

Sinergi LAZISMU dengan Majelis Dikdasmen PWM Jatim Selenggarakan Diksuspala 2023 Batch III

Sinergi Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) dengan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur semakin erat. Sinergi itu diwujudkan dalam penyelenggaraan Pendidikan Khusus Calon dan Kepala Sekolah (Diksuspala) bagi perguruan atau sekolah Muhammadiyah di Jawa Timur angkatan (batch) ketiga.

Pelaksanaan Diksuspala Muhammadiyah dilangsungkan selama lima hari, mulai hari Sabtu tanggal 9 Desember hingga hari Rabu 14 Desember 2023 di Arayana Hotel, Trawas, kabupaten Mojokerto. Diksuspala batch ketiga ini diikuti 186 orang peserta yang merupakan guru calon Kepala Sekolah dan para Kepala Sekolah Muhammadiyah, yang separuh lebih berasal dari kabupaten Pacitan.

Hadir dalam pembukaan Diksuspala Wakil Ketua PWM Jatim Dr Hidayatullah, Ketua Majelis Dikdasmen PWM Jatim Dr Khozin MSi bersama Divisi Akademik Dr Raharjo Mpd dan Aditio Yudono Wakil Ketua LAZISMU Jatim bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, serta jajaran Majelis Dikdasmen PWM Jatim. Tema kegiatan ini adalah Rise and Shine for Muhammadiyah Future School Leaders.

Dr Khozin menyatakan bahwa Diksuspala kali ini merupakan batch ke-3 yang sudah dilaksanakan oleh Majelis Dikdasmen PWM Jatim. Diksuspala merupakan pendidikan dan pelatihan bagi calon dan Kepala Sekolah Muhammadiyah di lingkungan Majelis Dikdasmen Muhammadiyah seluruh Jawa Timur.

“Alhamdulillah, Majelis Dikdasmen PWM Jatim telah melaksanakan Diksuspala pada tahun 2023 ini sebanyak 3 batch dengan total peserta sebanyak 450 orang yang merupakan insan-insan pilihan pimpinan dan calon pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah perguruan, sekolah atau madrasah. Tujuan kegiatan ini dalam rangka mengembangkan kemampuan memimpin sekolah atau madrasah secara profesional menuju Muhammadiyah Future School,” ucap Dr Khozin ketika memberikan sambutan pada pembukaan Diksuspala.

“Majelis Dikdasmen PWM Jatim membawahi 1034 sekolah mulai dari SD hingga SMA/SMK yang sederajat sehingga menjadi tugas Majelis untuk meningkatkan kualitas SDM-nya. Ditargetkan pada 2024 akan dilaksanakan 4 batch lagi Diksuspala supaya seluruh Kepala Sekolah bisa meningkatkan dan mengembangkan kapasitas diri agar sekolah yang dipimpinnya menjadi maju dan unggul menjawab tantangan masyarakat yang terus berkembang” jelas Dr Khozin di hadapan peserta Diksuspala.

Sementara itu Aditio Yudono Wakil Ketua LAZISMU Jatim mengungkapkan rasa bangga bahwa Majelis Dikdasmen PWM Jatim mempunyai program yang sangat strategis guna meningkatkan kualitas SDM dan kapasitas insan pendidik pada perguruan dan sekolah Muhammadiyah di Jawa Timur.

“Selamat melaksanakan Diksuspala bagi seluruh peserta. Mari kita jadikan kegiatan ini menjadi ajang kawah Candradimuka guna menempa diri menjadi Pimpinan Perguruan atau Sekolah yang berkemajuan dan berkeunggulan untuk mendidik dan mempersiapkan generasi penerus bangsa di masa depan,” ucap Aditio Yudono dalam sambutannya.

“LAZISMU senantiasa memberikan dukungan dalam program-program yang diharapkan menjadi solusi bagi permasalahan ummat, yang salah satunya adalah pilar pendidikan dengan program utama beasiswa dan peduli guru. Dalam program peduli guru dukungan kami wujudkan dalam bentuk apresiasi bakti guru yaitu memberikan bantuan bahan pangan bagi guru-guru di kawasan pelosok dan terpencil setiap dua bulan sekali. Dukungan lainnya adalah bantuan dana untuk kegiatan Diksuspala. Walaupun masih terbatas dan belum bisa memberikan yang maksimal, kami berharap jalinan sinergi dengan Majelis Dikdasmen ini bisa terus berjalan dan berkembang di masa mendatang,” harap Aditio.

Wakil Ketua PWM Jatim Dr Hidayatulloh, MSi mengatakan bahwa tugas menjadi Kepala Sekolah itu berat dan bukan sekedar menjabat. Oleh sebab itu diperlukan pemikiran, upaya dan kerja ekstra keras agar menjadi perguruan atau sekolah idaman atau bisa menjawab kebutuhan dunia pendidikan dan harapan orang tua murid.

“Menjadi Kepala Sekolah harus mampu menunjukkan performa kinerja yang maju dan berkembang. Hari ini harus lebih baik daripada hari kemarin dan hari esok harus semakin baik daripada hari ini. Kepala sekolah harus mampu mengembangkan perguruan yang dipimpinnya. Harus ada target perkembangan dan kemajuan. Jika tidak mampu mengembangkan dan memajukan ya sebaiknya dipertimbangkan menjadi Kepala Sekolah,” kata Dr Hidayatullah ketika memberikan sambutan dan pengarahan kepada peserta Diksuspala.

Selama lima hari peserta Diksuspala akan menerima berbagai materi, baik teori maupun praktik, serta kunjungan dan job training. Materi-materi itu antara lain : kebijakan dan implementasi kurikulum merdeka, konsep Muhammadiyah Future School, pengembangan pendidikan Muhammadiyah berkemajuan, menyikapi dinamika pendidikan terkini, kepemimpinan, fathul qulb, strategic planning, outbound, mengembangkan emosi positif, manajemen supervisi, school branding and marketing strategy, presentasi, diskusi, testimoni, kunjungan dan penugasan on job training. (Ddt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*