Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Rabu , 19 Januari 2022
Breaking News
You are here: Home » Ekonomi » Soft Launching Farm di Magetan Lazismu Dukung Program Ketersediaan Ternak Sapi Bermutu Guna Penguatan Ketahanan Pangan

Soft Launching Farm di Magetan Lazismu Dukung Program Ketersediaan Ternak Sapi Bermutu Guna Penguatan Ketahanan Pangan

Kebutuhan ternak sapi untuk konsumsi masyarakat dan kebutuhan ibadah Qurban di Indonesia terus meningkat. Ironinya 50% kebutuhan daging sapi di Indonesia disuplai dari impor. Hanya separuh saja tingkat kebutuhan hewan sapi yang bisa dipasok oleh peternak dalam negeri. Di lain pihak kenaikan harga daging sapi per tahunnya boleh dikatakan relatif stabil.

Peningkatkan ketahanan pangan masyarakat, khususnya pada masa normal baru setelah pandemi Covid-19 sangat dibutuhkan. Oleh karena itu penyediaan kebutuhan bahan pangan sebagai asupan gizi sangat diperlukan. Dalam hal ini ketersediaan daging sapi sebagai bahan makanan untuk pemenuhan kebutuhan gizi bagi masyarakat menjadi sebuah keniscayaan yang tidak bisa dielakkan.

Oleh karena itu Lazismu wilayah Jawa Timur kemudian mendirikan Badan Usaha Amil Lazismu (Bumal) berbadan hukum Koperasi dengan nama Koperasi Syamil. Salah satu usaha koperasi milik Amil ini berkaitan dengan peternakan, terutama ternak hewan sapi. Guna mendukung usaha Bumal atau Koperasi Syamil, Lazismu Jawa Timur mambangun Kandang Sapi (Farm) untuk sarana penggemukan hewan ternak sapi potong.

Menurut Mohammad Syaifuddin Ali Sahidu, Ketua Koperasi Syamil, Kandang sapi yang diberi nama Lazismu Farm itu berlokasi di kecamatan Bulukerto, Kabupaten Magetan. Kandang tersebut dikelola oleh Koperasi Syamil dan kini telah siap sepenuhnya dipergunakan guna menampung ratusan ekor sapi ternak yang akan digemukan.

Soft Launching Area Kandang Sapi atau Lazismu Jatim Farm dilaksanakan pada hari ahad siang, 28 November 2021. Peluncuran awal itu dihadiri oleh Ketua dan Badan Pengurus Lazismu Jatim, Pengurus dan staf Lazismu Magetan, Pengelola BankZiska Ponorogo, Mantri Sapi, Pengelola Farm dan para kru, serta tokoh masyarakat setempat. Acara tasyakuran kecil pun diadakan untuk mengiringi Launching Farm ini.

“Lazismu Farm adalah salah satu bentuk inovasi sosial dalam program pemberdayaan ekonomi peternakan mandiri yang dilaksanakan oleh Lazismu Jatim. Dengan Lazismu Farm ini terpadukan antara misi sosial dan ekonomi” kata Ali Sahidu, Ketua Koperasi Syamil ketika memberikan sambutan pada acara soft launching tersebut.

“Kandang ini sudah dipersiapkan selama 2 bulan. Lokasi kendang jauh dari pemukiman penduduk dan kualitas udara bagus. Kami senantiasa menjaga agar kandang bersih dan terawat. Fasilitas kandang dilengkapi dengan karpet sapi yang menjaga agar ternak itu tidak terpeleset. Tata kelola air baku dan air limbah yang terkendali dengan baik. Sementara itu Pengelola Farm merupakan SDM terdidik dan para kru kandang bekerja secara tertib dengan dilengkapi SOP. Kami juga menyiagakan Mantri hewan selalu siap secara rutin melakukan pengecekan kesehatan sapi” jelas Ali Sahidu.

Ali Sahidu menambahkan bahwa Lazismu Farm ini menempati sebagian lahan kosong pada sebuah peternakan ayam milik seorang pengusaha lokal. Lahan itu dikerjasamakan oleh Lazismu wilayah Jatim untuk jangka waktu tertentu yang digunakan sebagai kandang tempat penggemukan sapi. Selain sebagai tempat penggemukan sapi, tahun 2022 depan Lazismu Farm juga akan dikembangkan sebagai arena Edukasi Peternakan dan Wisata Inspirasi.

“Tahap awal hingga penghujung tahun 2021 ini kami akan memasukkan 50 ekor bibit sapi untuk digemukkan di Farm. Awal tahun 2022 akan terus ditambah kapasitasnya hingga 150 ekor. Lazismu Farm ini juga akan dikembangkan sebagai arena Edukasi Peternakan dan Wisata Inspirasi bagi para pelajar sekolah atau mahasiswa perguruan tinggi. Yang tak kalah menarik Farm ini bisa digunakan sebagai Kost-kost-an Sapi dan program wakaf produktif Muuhammadiyah” lanjutnya.

“Diharapkan dengan program penggemukan dalam beberapa bulan akan dihasilkan sapi-sapi ternak potong yang berkualitas sehingga mampu mengatasi ketersediaan program Qurban Lazismu dan kebutuhan masyarakat luas diluar bulan Haji. Hal ini secara tidak langsung akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya peternak. Berperan dalam pemenuhan gizi masyarakat melalui penyediaan daging sapi. Secara tidak langsung berperan dalam stabilisasi nilai tukar rupiah” pungkas Ali Sahidu seraya berharap. (Ad)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*