Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Jumat , 30 September 2022
Breaking News
You are here: Home » Kiprah Lembaga » Teguhkan Jatiri Sebagai Amil Pengemban Amanah Persyarikatan dalam Baitul Arqom Kepala Kantor LAZISMU se-Jatim

Teguhkan Jatiri Sebagai Amil Pengemban Amanah Persyarikatan dalam Baitul Arqom Kepala Kantor LAZISMU se-Jatim

LAZISMU adalah Lembaga Amil Zakat berskala Nasional (LAZNAS) di bawah Persyarikatan Muhammadiyah yang bertugas menghimpun dana Zakat dan Sedekah serta dana kedermawanan  lainnya dari ummat Islam yang kemudian disalurkan kepada mustahik dan pihak-pihak yang membutuhkan, sesuai ketentuan syariah.

Sedangkan maksud dan tujuan Persyarikatan Muhammadiyah adalah menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Muhammadiyah merupakan gerakan Islam dakwah amar ma’ruf nahi munkar dan tajdid (pembaruan tentang pokok ajaran Islam) yang bersumber pada al-Qur’an dan as-Sunnah as-Sohihah.

Guna tercapainya tujuan Muhammadiyah, maka Majelis dan Lembaga yang bernaung di bawah Persyarikatan harus bekerja dan bertugas sesuai dengan misi yang telah ditentukan, tak terkecuali LAZISMU. Oleh sebab itu diperlukan Sumber Daya Manusia Amil LAZISMU yang mengerti dan memahami khittah dan arah perjuangan Persyarikatan Muhammadiyah.

Baitul Arqom adalah ajang perkaderan Muhammadiyah yang bertujuan untuk memberikan dan meningkatkan pemahaman kader akan jatidiri organisasi dakwah Islam modernis ini.

Guna mewujudkan hal itu Lazismu Jatim menyengsarakan Baitul Arqom bagi Kepala Kantor Lazismu Daerah se Jawa Timur. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari di el-Hotel Grande, Green Hills Residence, Malang, Sabtu – Ahad, 19-20 Maret 2022. Baitul Arqom diikuti 42 orang kepala kantor LAZISMU Daerah dan KLL tingkat wilayah se-Jawa Timur. Selain itu 6 orang staf LAZISMU kantor perwakilan Jatim juga ikut serta.

Inti dari kegiatan ini, menurut drh Zainul Muslimin Ketua LAZISMU Jatim, adalah untuk memperkokoh pemahaman para Kepala Kantor dan Eksekutif LAZISMU terhadap dasar perjuangan Persyarikatan Muhammadiyah melalui materi-materi yang disampaikan oleh para narasumber yang berkompeten.

“Kita harapkan agar para Kepala Kantor yang mengikuti Baitul Arqom ini meningkatkan pemahamannya terhadap Persyarikatan Muhammadiyah. Karena LAZISMU itu adalah lembaga Zakat yang didirikan oleh Muhammmadiyah, maka semangat kejuangan Persyarikatan dalam mengejawantahkan ajaran Islam bersumber al-Qur’an dan as-Sunnah harus terpatri secara kokoh dalam jiwa dan sanubari para Amil” kata Zainul dalam sambutannya.

Narasumber yang memberikan materi dalam Baitul Arqom diantaranya, Dr Muhammad Saad Ibrahim (Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah -PWM- Jawa Timur) tentang al-Islam dan paham Muhammadiyah, Dr Nur Subeki (Wakil Majelis Pendidikan Kader PWM Jatim dan Wakil Rektor 3 Universitas Muhammadiyah Malang-UMM) tentang Matan dan Keyakinan Cita-cita Hidup Muhammadiyah, dan Dr Abdul Haris, MA (Anggota Majelis Pendidikan Kader PWM Jatim dana Kaprodi PAI UMM) menyampaikan Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah.

Kemudian narasumber lainnya adalah Dr Muhammad Solihin, M.P.SDM (Ketua Majelis Tabligh PWM Jatim) tentang sinergi Tabligh pada era Digital, Indra Nur Fauzi, MM (Ketua Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan PWM Jatim) dengan materi Isu-isu Ekonomi Kontemporer dan Dr Agus Edi Sumanto (Wakil Ketua LAZISMU Jatim) memberikan materi penguatan leadership.

Tausiyah al-Islam Dr M Saad Ibrahim kepada para Amil LAZISMU Se Jatim

Dalam kesempatan itu Ketua pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Dr M Saad Ibrahim memberikan tausiyah tentang Islam menurut paham Muhammadiyah. Dalam pandangan Persyarikatan Muhammadiyah, Islam itu agama yang diturunkan kepada para nabi dan rosul-Nya. Islam menjadi sempurna setelah diturunkan kepada Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wassalam sebagaimana ditegaskan dalam QS Al-Maidah ayat 3.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah Muhammad SAW menegaskan siapa pun yang mendengarkan risalah Islam ini dan belum mengimani Islam yang dibawa nabi terakhir ini, maka pasti mereka masuk neraka.

Tidak ada jalan keselamatan kecuali mengikuti Islam ini. Inilah yang dipilih Muhammadiyah. Tentu semua muslim masuk surga. Secara substansial mereka, semua muslim, adalah Muhammadiyah.

Selain melakukan pendekatan Alquran dan Sunnah, Muhammadiyah menggunakan supremasi ilmu. Contoh dalam menentukan hilal. Selain menggunakan rukyatul hilal bil aini fi’lan, juga menggunakan pendekatan eksak ilmu astronomi atau ilmu falaq. Jadi ada aspek salafi dan kholafi dalam menetapkan syahadatul hilal. Untuk membuktikan adanya sesuatu, kita tidak harus datang melihat dengan mata. Teknologi canggih mampu membuktikan adanya sesuatu secara efektif dan efisien.

Muhammadiyah memilah-milah antara Al-Islam dengan Al-Islamiyah. Muhammadiyah menerima sepenuhnya asy-syari’ah. Siapa pun yang tidak menerima syariah sepenuhnya maka kufurlah.

Majelis Tarjih Muhammadiyah menetapkan segala sesuatu berdasarkan dalil paling kuat.Muhammadiyah tidak bermahzab, tetapi sangat toleran terhadap yang bermahzab. Empat mahzab yang terkenal itu memiliki beda pandangan dalam hal tertentu, tetapi mereka sangat toleran terhadap satu dan lainnya.

Dalam meninggikan Islam, Muhammadiyah tidak hanya berhidmat dalam pengembangan ilmu, tetapi gerakan amal. Berhidmat kepada Islam dan umat. Lazismu adalah contoh. Didirikan untuk berhidmat kepada umat, khususnya kepada fakir miskin. Muhammadiyah itu besar. Lebih besar dari negara ini. Presiden RI sendiri mengapresiasi kebesaran Muhammadiyah yang berdiri sebelum republik ini berdiri. Muhammadiyah harus dijadikan sebagai wasilah jihad untuk kebesaran dan kemenangan Islam. Jihad Muhammadiyah adalah dalam rangka mencerdaskan umat sesuai tuntunan al-Qur’an dan Sunnah.

Robert Hefner pernah menyatakan pendidikan Muhammadiyah adalah model pendidikan Islam terbaik. Pendidikan Islam di Muhammadiyah memadukan wahyu dengan sains. Itulah keunggulannya.

Keberadaan Lazismu sebagai bagian dari Muhammadiyah tentu diharapkan bisa berhidmat kepada Islam dan Umat. Sebagai Kepala Kantor di Lazismu, tentu Anda diharapkan berada di garis terdepan dalam berhidmat demi izzul Islam wal muslimin. (Ad/AbdHakim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*