Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Selasa , 17 Mei 2022
Breaking News
You are here: Home » Timbang

Timbang

Program Tingkatkan Kemampuan Gizi Seimbang (Timbang) untuk Mencegah Stunting

Yaitu program pilar kesehatan Lazismu yang ditekankan pada pencegahan gizi buruk anak agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal dengan disertai kemampuan emosional, sosial, dan fisik yang siap untuk belajar, serta mampu berinovasi dan berkompetisi di tingkat global.

Latar Belakang

stunting adalah kekurangan gizi pada anak di bawah usia lima tahun (balita) yang berlangsung lama dan menyebabkan terhambatnya perkembangan otak dan tumbuh kembang anak. Stunting merupakan keadaan tubuh anak yang sangat pendek hingga melampaui defisit 2 SD dibawah median panjang atau tinggi badan populasi menurut World Health Organization (WHO).

Stunting (pendek) adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Penyebab stunting karena terjadinya kekurangan gizi kronis atau menahum sejak ibu mulai mengandung hingga anak berusia 2 tahun. Perlu diketahui bahwa 80% pembentukan otak terjadi pada 2 tahun pertama kehidupan anak.

Stunting sangat berbahaya karena menyebabkan penurunan fungsi kognitif (kecerdasan), menghambat perkembangan fisik tubuh dan menimbulkan resiko penyakit degeneratif pada saat anak dewasa kelak.

Stunting disebabkan oleh kekurangan gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan, dari janin hingga usia 24 bulan. Kondisi ini menyebabkan perkembangan otak dan fisik terhambat, rentan terhadap penyakit, sulit berprestasi, dan saat dewasa mudah menderita obesitas sehingga berisiko terkena penyakit jantung, diabetes, dan penyakit tidak menular lainnya.

Lalu bagaimana kita bisa mencegahnya ? Pertama yaitu pola asuh yang benar terhadap anak, meliputi : pengetahuan tentang kesehatan dan gizi sejak sebelum kehamilan, IMD (Inisiasi Menyusui Dini), ASI eksklusif slama 6 bulan, melanjutkan menyusui sampai 2 tahun dan MPASI yang tepat disertai imunisasi dan Posyandu. Yang kedua adalah pola makan yaitu pemberian makanan dengan gizi yang seimbang. Ketiga adalah sanitasi yang tepat seperti, ketersediaan air bersih, mencuci tangan pakai sabun dan ketersediaan jamban yang bersih dan sehat.

Menanggapi hal itu Lazismu dengan program Tingkatkan Kemampuan Gizi Seimbang (Timbang) hadir untuk turut serta menangani permasalahan tersebut. Permasalahannya di provinsi Jawa Timur angka stunting diatas 20% dan itu merupakan angka yang tinggi. Untuk membantu pemerintah dalam menyukseskan gerakan zero stunting ini, Lazismu sebagai LAZ yang peduli terhadap perempuan dan anak turut serta berperan aktif guna memasifkan gerakan penurunan dan pencegahan stunting, terutama di provinsi Jawa Timur ini.

Tujuan

  • Mewujudkan generasi bangsa dengan pertumbuhan yang baik, sehat dan cerdas.
  • Sebagai perwujudan dan kepedulian terhadap tumbuh kembang anak, terutama untuk mencegah dan menurunkan angka stunting di Jawa Timur.

Sasaran

  • Anak-anak usia balita.
  • Ibu hamil dan ibu muda yang mempunyai anak usia balita.

Target

  • Target 700 anak usia balita dengan kategori stunting di Jawa Timur.
  • Daerah sasaran kabupaten / kota : Ngawi, Kediri, Lamongan dan Surabaya

Waktu

  • Kegiatan dilaksanakan setiap empat bulan sekali; Juli, Oktober, Januari dan April.

Lokasi Kegiatan

  • Kabupaten Kediri
  • Kabupaten Ngawi
  • Kabupaten Lamongan
  • Kota Surabaya

Kegiatan yang telah dilakukan

  • Penyuluhan kesehatan dan pemberian edukasi tentang tumbuh kembang anak terhadap ibu-ibu muda.
  • Pemberian makanan tambahan penunjang gizi dan nutrisi, seperti telur, susu, kacang hijau/kedelai, buah, biskuit, daging olahan (kornet/rendang dalam kaleng) dana sebagainya.
  • Deteksi, pemeriksaan dan pengukuran terhadap balita stunting.
  • Pengobatan secara terbatas pada temuan anak sakit saat pemeriksaan status gizi anak usia balita.
  • Menerbitkan dan mencetak 1.000 buku saku tanggap stunting.

Mitra Sinergi

  • Pimpinan Wilayah  Nasyiatul A’isyiyah Jawa Timur
  • Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya
  • Dokter-dokter yang tergabung dalam MPKU Muhammadiyah Jawa Timur.

Sumber Dana

  • Zakat/Infaq Lazismu.
  • CSR.
  • Donasi masyarakat.
  • Sumber-sumber lain yang tidak mengikat.

Anggaran

Anggaran dana Rp 100 juta yang berasal dari dana ZIS.

Video

Comments are closed.