Keberadaan Amil dari Lembaga Amil Zakat (LAZ) sangatlah penting dan vital, tak terkecuali bagi Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah atau LAZISMU. Sebagai Unit Pembantu Persyarikatan (UPP) di bawah Muhammadiyah dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) di bawah peraturan perundang-undangan negara, LAZISMU terus melakukan penguatan terhadap kualitas SDM Amilnya sehingga dalam melaksanakan pelayanan pemungutan ZIS dapat berjalan secara tepat dan mampu menunjukkan performa yang semakin baik.
Guna mewujudkan hal tersebut LAZISMU wilayah Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan Darul Arqom Amil Eksekutif yang dilaksanakan di Gedung Balai Diklat Kemendagri yang beralamat di Jl Raya Langsep kota Malang, Jumat dan Sabtu, 8-9 Maret 2024. Darul Arqom adalah salah satu bentuk kegiatan perkaderan formal di lingkungan Muhammadiyah yang dimaksudkan untuk penguatan ideologi Persyarikatan dan meningkatkan pemahaman keagamaan secara aplikatif sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah Saw.
Aditio Yudono, Wakil Ketua LAZISMU Jatim membidangi Pendistribusian dan Pendayagunaan, mengatakan bahwa tujuan kegiatan tahunan ini adalah untuk mengasah pikiran dan gagasan tentang kehidupan Islami dalam berMuhammadiyah dan bermasyarakat.
“Tujuan utama adalah mengasah pikiran dan gagasan tentang hidup Islami dalam berMuhammadiyah dan bermasyarakat. Selain itu perlu dibentuk kesamaan dan kesatuan yang utuh bagi para Amil dalam meyakini, memahami dan melaksanakan misi perjuangan Persyarikatan Muhammadiyah.” kata Aditio selaku PIC Darul Arqom Amil Eksekutif LAZISMU Jatim ini.
“Dalam Darul Arqom ini para Amil menyatukan sikap, integritas, wawasan, cara berpikir dalam melaksanakan misi perjuangan Muhammadiyah. Disamping itu para Amil juga mengakselerasi pelaksanaan program-program pendistribusian dan pendayagunaan yang ada pada LAZISMU” tambah Aditio.
Darul Arqom dibuka secara resmi oleh Prof Sasmito Jati Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur. Beliau menekankan pentingnya LAZISMU memperkuat peran Amil sebagai pelaksana eksekutif agar mampu mewujudkan Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang profesional, amanah, terpercaya, tepat sasaran dan berkemajuan sesuai dengan misi Persyarikatan Muhammadiyah. Untuk itu sejumlah indikator kemajuan yang sesuai syariat harus dipenuhi oleh Amil LAZISMU.
Darul Arqom selama dua hari itu diikuti oleh 90 orang peserta terdiri dari Amil Eksekutif LAZISMU Daerah dan Kantor Perwakilan Wilayah plus Kantor Layanan Wilayah. Materi yang sangat padat dikemas dalam bentuk pemaparan teori dan literasi serta forum diskusi interaktif.
Pada hari pertama, hadir sebagai narasumber, antara lain Dr Dian Berkah (Dewan Penasehat LAZISMU Jatim) dengan materi Pedoman Ramadhan dan Literasi Zakat, materi Al-Islam oleh Dr Moh Mudzakir (Ketua Majelis Pendidikan Kader dan Sumber Daya Insani MPKSDI PWM Jatim), dan materi KeMuhammadiyahan, oleh M Rokib PhD (Anggota Majelis Pendidikan Kader dan Sumber Daya Insani MPKSDI PWM Jatim).
Pada hari Ahad yang merupakan hari kedua disambung dengan Kuliah Subuh tentang Pemahaman Wawasan Beragama oleh Kyai Nurbani Yusuf, Mubaligh senior dari kota Batu. Setelah sarapan pagi, acara dilanjutkan dengan Forum Diskusi Grup (FGD) dan Rencana Tindak Lanjut (RTL) oleh Zaenal Abidin M.Sos (Wakil Sekretaris BP LAZISMU KP Jatim).
Menjelang siang diberikan materi Panduan Pelaksanaan Pendistribusian dan Pendayagunaan oleh Ibnu Tsani salaku Wakil Sekretaris LAZISMU Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah diteruskan dengan Penguatan Sistem Informasi Manajemen oleh Muhammad Masrukh Sekretaris BP LAZISMU KP Jatim. Materi terakhir adalah Bimtek SIMZISKA Program, oleh Aditya Galih Sulaksono (Anggota BP LAZISMU KP Jatim). (Ddt)



