Stunting merupakan suatu kondisi tubuh dan berat anak usia di bawah lima tahun yang belum memenuhi harapan standar yang ditetapkan. Kondisi stunting sangat menghantui pertumbuhan dan perkembangan generasi bangsa di masa depan. Oleh sebab itu, tak hanya Pemerintah, masyarakat dan berbagai pihak bahu membahu agar anak yang berpotensi stunting bisa mendapatkan penanganan dengan baik.
Guna mendukung Program Banyuwangi Tanpa Stunting Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, LAZISMU Banyuwangi berpartisipasi dalam Pelatihan Olah Makanan Cegah Stunting di Pendopo Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (25/4/2024). Program ini senapas dengan program LAZISMU secara nasional yaitu TIMBANG atau Tingkatkan Gizi Seimbang.
Program ini didukung oleh pihak korporat, yakni Santika Hotel dan Non Government Organization (NGO) ternama, yaitu USAID ERAT. Kegiatan diwujudkan berupa pelatihan menyiapkan menu makanan sehat dan bergizi kepada 50 orang ibu balita dengan kondisi stunting dan ibu hamil. Tujuannya adalah untuk meningkatan kapasitas dan pemahaman pentingnya penyajian dan pengolahan makanan harian dalam pemenuhan gizi seimbang bagi anak.
Ketua LAZISMU Daerah Banyuwangi Shohibul Burhan mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan program kemitraan antara LAZISMU dengan pihak manapun, termasuk Pemerintah Kabupaten, swasta dan LSM. Karena ini adalah bagian dari program pendayagunaan LAZISMU dalam bidang kesehatan dan peningkatan sumberdaya manusia. Sehingga program LAZISMU tidak selalu terkesan pada penanganan korban bencana saja.
“Senang sekali kami bisa berkesempatan bergabung dan terlibat, serta bisa memberikan pembelajaran kepada ibu-ibu. Karena generasi yang sehat dimulai dari pentingnya apa dan bagaimana yang kita konsumsi itu ada nilai sehatnya pula. Maka dari pelatihan ini mari kita manfaatkan dengan baik,” ujar Sohibul Burhan Ketua LAZISMU Banyuwangi dalam sambutannya.
Dalam pelatihan juga dilakukan penandatanganan MOU atau Kesepakatan Kesepahaman antara LAZISMU Banyuwangi, USAID ERAT, Dinas Kesehatan dan Santika Hotel dalam pelatihan pengolahan makanan cegah stunting. Berikutnya pola pelatihan seperti ini akan dilanjutkan di kecamatan lain yang angka stuntingnya masih tergolong tinggi. (berbagai sumber)
[divider]
[divider]




