Kekeringan akibat kemarau panjang sangat dirasakan oleh warga di Daerah. Warga menjadi kekurangan air untuk konsumsi sehari-hari, apalagi sumber air yang diharapkan menjadi kering kerontang tak ada setetes air pun yang tersisa.
Setidaknya ada 10 Daerah di provinsi Jawa Timur dengan kondisi kekeringan dan kekurangan air yang sangat parah, termasuk salah satunya di Kabupaten Jember. Beberapa kawasan Kecamatan dan Desa di Jember mengalami kekurangan air sehingga banyak warga yang menanti uluran tangan bantuan suplai air bersih.
LAZISMU melalui pilar sosial kemanusiaan meluncurkan program Sedekah untuk Suplai Air Bersih di Jawa Timur. Program ini meliputi penyaluran bantuan air bersih hingga ke perkampungan warga yang kekurangan air sampai dengan pembuatan sumur bor bagi titik lokasi kawasan yang berpotensi menghasilkan air.
Sabtu siang selepas dhuhur, tanggal 30 September 2023 LAZISMU Kantor Perwakilan Wilayah Jatim bersama kru eksekutif Kantor Daerah Jember bergegas menuju ke desa Plalangan kecamatan Kalisat guna memberikan bantuan air bersih. Dengan kendaraan operasional Tim meluncur ke lokasi yang jaraknya sekitar 11 km dari kota Jember.
Hadir dari LAZISMU wilayah Jatim Aditio Yudono Wakil Ketua bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Asbit Manajer LAZISMU Daerah Jember bersama staf eksekutif lainnya. Ikut hadir pula para Relawan Lembaga Resiliensi Bencana Muhammadiyah atau yang dikenal dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Tokoh masyarakat seperti Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), perwakilan pemerintah desa, kepala dusun, Babinsa dan RT-RW juga turut menyertai kegiatan sosial pada siang itu.
Satu truk tanki berisi 5000 liter air bersih yang berasal dari PDAM Pandalungan dihadirkan ke lokasi. Disana telah menunggu 100 orang warga di dua RT yang membutuhkan suplai air bersih. Masing-masing KK mendapatkan sebanyak 50 liter air bersih. Antrian warga di lokasi tampak cukup panjang dengan ratusan ember dan tempat air menunggu giliran untuk diisi air.
Setelah acara seremoni berbagai sambutan dan doa maka pembagian air pun dimulai. Satu persatu warga yang mengantri mendapatkan jatahnya. Tidak ada saling berebut di antara warga karena memang sudah diatur sedemikian rupa oleh pihak dusun agar tertib dalam mengantri.
Selain bantuan air bersih, LAZISMU juga memberikan bantuan 30 paket sembako dan RendangMu plus al-Qur’an kepada warga kurang mampu, terutama janda dan lansia. Penyerahan paket bantuan disaksikan oleh perwakilan Kades dan tokoh masyarakat setempat.
Warga yang mendapatkan air bersih tampak gembira karena sudah beberapa hari tidak ada pasokan air sedangkan cadangan mereka semakin menipis. Sementara itu sumber air, baik sumur biasa maupun sumur bor sudah tidak mengeluarkan air selama berhari-hari.
“Terima kasih kami sampaikan kepada pihak LAZISMU atas bantuannya berupa suplai air bersih kepada warga kami yang sangat membutuhkan air bersih di musim kemarau atau paceklik ini. Apalagi disertai dengan bantuan sembako sungguh membantu warga kami,” kata pak Kasun dengan gembira mewakili warga dusun di desa Plalangan.
“Kami berharap semoga di lain waktu kami juga terus mendapatkan pasokan air dari LAZISMU Jember dan Jatim mengingat kekeringan di sini sudah cukup parah dirasakan oleh warga kami. Sekali lagi terima kasih kepada LAZISMU,” ucap pak Kasun dengan penuh harap. (Ad)
[divider]



