LAZISMU wilayah Jawa Timur kembali menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas SDM bidang pendistribusian dan pendayagunaan. Kegiatan tersebut berupa Pelatihan Pengelolaan program BankZiska LAZISMU Jatim angkatan kedelapan tahun 2024. Program BankZiska adalah salah satu unit pendayagunaan program keuangan mikro pada pilar ekonomi LAZISMU. Fungsi BankZiska adalah untuk memberdayakan sektor usaha super mikro agar tidak terjerat rentenir atau lintah darat.
Saat ini program BankZiska sudah dilaksanakan pada 12 LAZISMU Daerah di wilayah Jawa Timur, ditambah 1 unit di Kantor Layanan LAZISMU (KLL) Masjid al-Falah, Sragen. SDM yang terlibat Sebagai pengelola BankZiska berjumlah 90 orang. Untuk itu diperlukan lebih banyak lagi SDM program BankZiska di seluruh Daerah di Jawa Timur dan diluar Jawa Timur agar manfaat BankZiska bisa dirasakan masyarakat lebih luas.
Pelatihan dilaksanakan mulai hari Rabu hingga Jumat tanggal 18 – 20 September 2024 di kantor utama program BankZiska di Jabung, kabupaten Ponorogo. Pelatihan untuk calon pengelola program BankZiska angkatan kedelapan ini diikuti oleh 20 orang peserta dari LAZISMU DKI Jakarta, KLL Unmuh Bangka Belitung, KLL Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Masjid al-Furqon kota Banyuwangi, Masjid Baitul Muhlisin Ponorogo, LAZISMU kota Surabaya, LAZISMU kota Pasuruan dan LAZISMU kota Malang.
Materi yang disampaika pada Pelatihan ini meliputi Ke-bankZiskaan, Hubungan LAZISMU dan BankZiska, Kerelawanan, Administrasi BankZiska, Kunjungan lapangan praktik pencairan ke mitra BankZiska, Sistem IT dan Pendampingan. Pemateri yang memberikan materi dari Manajemen BankZiska dan pendamping lapangan, antara lain Faruq Ahmad Futaqi ME, Abid Faisal Fahmi, Nunung Asmawati, Dwi Rahayu, Tony Sasono, Alfiah Sulalatin, Yayan, Setyo Utomo dan Fuad. Sebelum penyampaian materi didahului dengan pre test, diselingi dengan kunjungan ke lapangan dan setelah pelatihan diakhiri dengan post test bagi peserta. (Adt)
[divider]



