LAZISMU Jatim Menyembelih Sapi Ternak Qurban Kemasan 2024 Senilai Rp 5,9 Milyar di RPH Sidoarjo dan Magetan

Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) wilayah Jawa Timur kembali memperoses Qurban Kemasan tahun 2024 Miladiyah atau 1445 Hijriyah. Proses Qurban kemasan LAZISMU untuk tahun ini dilaksanakan pada 2 (dua) Rumah Potong Hewan (RPH), yaitu di Krian, Sidoarjo dan Bulukerto, Magetan.

Aditio Yudono, Wakil Ketua membidang Pendistribusian dan Pendayagunaan LAZISMU Jatim, ketika meninjau persiapan Qurban di RPH Magetan (16/6/24), menyatakan bahwa di wilayah Jawa Timur, LAZISMU melaksanakan 3 program Qurban, yaitu Qurban Konvensional, Qurban Kemasan dan Qurban Internasional.

Pelaksanaan Qurban Konvensional dilakukan dengan menyembelih hewan ternak sapi dan kambing atau domba pada Hari Raya Idul Adha dan hari-hari Tasyrik. Dagingnya lalu dibagikan langsung kepada masyarakat dan pequrban pada hari-hari tersebut.

Sedangkan Qurban Kemasan yaitu mengolah daging sapi Qurban menjadi makanan dalam kaleng; RendangMu dan KornetMu. Pelaksanaan penyembelihannya dilaksanakan pada hari Tasyrik, lalu dagingnya diproses dan diolah menjadi makanan kemasan kaleng.

Pendistribusian Qurban Kemasan tidak dilakukan secara langsung, namun berdasarkan momentum yang ditentukan, yaitu ketika bencana melanda, saat terjadi kekurangan (paceklik) pangan, kondisi kekurangan gizi di suatu daerah dan penyaluran kepada warga fakir-miskin dan dhuafa yang membutuhkan melalui giat sosial dakwah.

Sementara Qurban Internasional dilaksanakan melalui LAZISMU Pusat dengan mengirimkan dana kepada Mitra NGO di Mesir untuk dibelikan kambing Qurban, lalu setelah dipotong pada hari Tasyrik, dagingnya kemudian dikirimkan ke Gaza dalam bentuk beku, jelas Aditio.

Tahun 2024, tambah Aditio, nominal Qurban Kemasan mengalami sedikit peningkatan.

“Tahun ini total nominal mencapai Rp 5,9 Milyar dengan jumlah hewan ternak sapi yang dipotong sebanyak 128 ekor, baik yang standar maupun jumbo. Hasil yang didapat sebanyak 110 ribu kaleng makanan dalam kemasan. Sedangkan pada tahun 2023 nilai Qurban kemasan sebesar Rp 5,4 Milyar dengan jumlah sapi sebanyak 128 ekor, menghasilkan 98 ribu kaleng makanan dalam kemasan” kata Aditio ketika meninjau hewan ternak sapi Qurban LAZISMU di kandang atau Farm di Magetan.

Angka nominal Rp 5,9 Milyar berasal dari kantor LAZISMU Daerah dan KLL se-Jawa Timur sebesar Rp 4,2 Milyar, Jaringan Rumah Sakit Muhammadiyah/Aisyiyah (JRSM/A) MPKU PWM Jatim Rp 548 juta, titipan dari LAZISMU Pusat Rp 260 juta, titipan dari LAZISMU Wilayah/Daerah luar Jawa Timur sebesar Rp 797 juta dan Jaringan Panti Asuhan LKSA MPKS PWM Jatim Rp 47 juta.

“Kami berucap puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu wata’ala atas pencapaian ini, berkat dukungan dan partisipasi dari masyarakat dan ummat Islam pada umumnya. Tak lupa penghargaan setinggi-tingginya disampaikan kepada LAZISMU Pusat dan Wilayah/Daerah luar Jatim atas kepercayaannya mengamanahkan pengelolaan Qurban Kemasan melalui LAZISMU Jatim” ucap Aditio.

“Semoga ke depan bisa semakin meningkat dan kami terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada para pequrban dan kontributor Wilayah/Daerah se-Indonesia. Semoga ibadah Qurban yang tulus dan ikhlas dari para pequrban diterima Allah SWT. Serta hasil produk Qurban Kemasan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat luas khususnya untuk ketahanan pangan. Aamiin” harap Aditio. (Ddt)

[divider]

Scroll to Top