LAZISMU KP Jatim Salurkan Fidyah ke Warga Dhuafa dan Guru Ngaji di Buduran Sidoarjo

LAZISMU Kantor Perwakilan Jawa Timur pada hari Jumat siang tanggal 27 April 2024 di Gedung Kemanusiaan Jl Jawa no 5, Buduran, Sidoarjo, berkesempatan menyalurkan amanah berupa paket Fidyah dari kaum Muslimin dan Muslimah yang menitipkan dana fidyahnya melalui LAZISMU.

Sebanyak 20 paket Fidyah yang berupa makanan siap santap; Nasi+lauk, RendangMu dan sembako (beras, Mie, dsb) serta baju koko bantuan dari PT Behaestex, telah disiapkan untuk 20 orang warga dhuafa dan Guru Ngaji TPQ yang ada di desa Wadungasih, kecamatan Buduran, Sidoarjo.

Aditio Yudono, Wakil Ketua LAZISMU Jatim bidang pendistribusian dan pendayagunaan menyatakan bahwa LAZISMU senantiasa melaksanakan amanah yang diberikan oleh kaum Muslimin dan Muslimah yang menitipkan dana fidayhnya melalui LAZISMU.

“Alhamdulillah pada jumat siang, 27 April 2024, ini LAZISMU KP Jatim menggelar pengajian dan juga penyaluran amanah paket fidyah kepada yang berhak menerima, yakni warga dhuafa dan fisabilillah yang ada di sekitar kantor LAZISMU KP Jatim di Buduran Sidoarjo,” ucap Aditio ketika menyampaikan sambutan.

“Kegiatan ini merupakan agenda rutin yakni menyampaikan amanah dari para pembayar fidyah karena mereka berhalangan tetap, sakit keras, atau sebab syar’i lainnya tidak bisa menjalankan ibadah puasa ramadhan pada tahun ini. Kita doakan bersama semoga para pembayar fidyah ini diterima amal ibadah dan kebaikannya serta mendapatkan ridho dan pahala dari Allah Subhanahu wata’ala, Aamiin,” harap Aditio yang kemudian diamini oleh para hadirin.

Hadir dalam kegiatan tersebut Prabowo, Penasehat Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Buduran yang berkenan memberikan sambutan. Prabowo, yang juga seorang pengusaha dan Wakil Ketua PD Muhammadiyah Sidoarjo menyambut baik kegiatan ini dan berharap LAZISMU semakin dikenal oleh masyarakat luas karena banyak memberikan kebermanfaatan kepada sesama. Ia pun menyampaikan harapan agar LAZISMU selain menyalurkan program ini juga memberikan bantuan pemberdayaan ekonomi bagi yang membutuhkan.

Penyerahan paket fidyah didahului dengan pengajian bersama ustadz Ridwan Makruf dari Wonoayu Sidoarjo. Ustadz Ridwan Makruf dalam kajiannya menyampaikan topik “Syawwal, bulan peningkatan dan perubahan”. Dalam kajiannya ustadz Ridwan Makruf mengajak hadirin menjadikan bulan Syawwal ini sebagai momen untuk meningkatkan amal ibadah setelah berpuasa Ramadhan selama sebulan penuh. Menurutnya selain meningkatkan nilai ibadah bulan Syawwal juga dijadikan mementum diri untuk berubah dari kehidupan yang kurang baik menuju kepada kehidupan yang lebih baik.

Setelah pengajian ke-20 paket fidyah pun diserahkan kepada warga dhuafa yang sebagian besar adalah lanjut usia dan guru ngaji TPQ yang ada di kawasan Buduran, Sidoarjo. Tak lupa Bakso nikmat yang menjadi ikon LAZISMU Jatim pun turut dihidangkan kepada hadirin.

Simak dan tonton selengkapnya kajian bersama ustadz Ridwan Makruf pada kanal youtube ini..

Scroll to Top