LAZISMU Meriahkan Even FashMu 2024 Majelis Tabligh PMW Jatim dengan Sajian Bakso Gratis 1000 Porsi

Al-Qur’an dan Al-Hadits adalah dua kitab suci umat Islam yang selalu di pedomani sebagai tuntunan hidup untuk mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat. Oleh karena itu Al-Qur’an dan Al-Hadits harus dapat dipahami, dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Berkaitan dengan itu Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim mengadakan even Festival Anak Sholeh Muhammadiyah (FashMu) tahun 2024.

Even yang bertemakan “Sportif,Berkemajuan dan Berprestasi” ini diikuti oleh sekitar 490 peserta. Pelaksanaannya pada hari Sabtu 28 September 2024 di kampus Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Jl Mojopahit 666-B Sidoarjo. Kegiatan semakin ramai, meriah dan semarak manakala yang hadir tidak hanya peserta, namun juga pendamping disertai dengan para supporternya masing-masing.

Menurut Munahar, M.Pd, Sekretaris Majelis Tabligh PWM Jatim, secara umum even FashMu dilatar belakangi tujuan pembangunan nasional pada umumnya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kualitas manusia Indonesia yang beriman, bertaqwa dan berakhlak mulia guna mewujudkan masyarakat yang maju, adil, makmur dan beradab.

“Lebih khusus lagi melalui peningkatan mutu ke-skill-an anak-anak dan remaja dalam belajar membaca, menulis, menghafal serta mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari secara komprehensif sehingga berkembangnya kemampuan anak-anak dan remaja atau santri TPQ Muhammadiyah yang berada di berbagai lembaga dan tempat peribadatan Muhammadiyah yaitu Masjid, Mushalla,” kata Munahar.

“Majelis Tabligh PWM Jatim merasa terpanggil guna mengadakan kompetisi berbagai lomba. Itu semua dalam upaya menumbuh kembangkan budaya dan motivasi belajar dan memberikan sarana aktualisasi diri dalam hal pendalaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai ajaran Islam. Dengan kreatifitas-nya (santri TPQ Muhammadiyah) dapat meraih prestasi yang terbaik. Maka kegiatan Festival Anak Sholeh Muhammadiyah (FashMu) akan menjadi even tahunan bagi Majelis Tabligh di Jawa Timur” ucapnya.

Munahar menguraikan berbagai lomba yang digelar dalam FashMu 2024 ini, antara lain :

  1. Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) adalah jenis lomba membaca Al-Quran yang dibawakan dengan beberapa jenis lagu yang telah masyhur dalam ilmu tarannum dan sesuai dengan kaidah ilmu tajwid. Lomba ini diperuntukkan bagi peserta didik TPQ yang berada di TPQ Muhammadiyah yang bertempat di Masjid, Mushalla Muhammadiyah pada jenjang santri usia 5 s/d 12 tahun dan usia 13 s/d 17 tahun dengan ketentuan di ambil masing-masing 3 (tiga) orang peserta laki-laki atau perempuan.
  2. Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) adalah jenis lomba melantunkan ayat-ayat Al-Qur’an berdasarkan hafalan. Kemampuan hafalan tetap didasarkan pada penguasaan ilmu tajwid sehingga dapat disampaikan secara murattal dan mujawwad. Lomba ini diperuntukkan bagi peserta didik TPQ Muhammadiyah, pada jenjang santri usia 5 s/d 12 tahun dan usia 13 s/d 17 tahun dengan ketentuan masing-masing di ambil 3 (tiga) orang peserta laki-laki atau perempuan.
  3. Lomba Pilihan Da’i Cilik (Pildacil) adalah lomba keterampilan dan seni menyampaikan pesan nilai-nilai agama Islam yang berpedoman pada Al-Qur’an secara lisan tanpa membaca teks. Lomba ini memperhatikan beberapa aspek penilaian dalam durasi waktu yang telah ditentukan yang meliputi teknik vocal atau intonasi, penguasaan materi, gesture (ekspresi wajah), sikap serta busana. Lomba ini diperuntukkan bagi santri usia 5 s/d 12 tahun dengan ketentuan di ambil 3 (tiga) orang peserta laki-laki atau perempuan.
  4. Lomba Qiroatil Kutub (LQK) adalah Lomba Ketrampilan Qiroatil (Membaca) Kitab keislaman berbahasa araba tau kitab keislaman berbahasa lainnya yang menjadi rujukan tradisi keilmuan Islam yang menggunakan model syarakh (penjelasan) sebagai Teknik penulisannya dan berisi gramatika dan sintaksis Bahasa Arab (ilmu Nahwu dan Sharaf), ditunjang ilmu sastra arab (balaghah) dan logika (mantiq) untuk memahami bagaimana sebuah kalimat itu memiliki makna, lalu bagaimaana Teknik mengambil Kesimpulan dari suatu masalah.
  5. Lomba Kaligrafi Islam (LKI) adalah lomba yang menekankan pada kemampuan seni menulis ayat-ayat l-Qur’an sesuai dengan kaidah dan tata cara penulisan kaligrafi yang benar. Lomba ini diperuntukkan santri TPQMU yang berusia 13 s/d 17 tahun, dengan ketentuan di ambil 3 (tiga) orang peserta laki-laki atau Perempuan

“Tujuannya adalah Memasyarakatkan Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. meningkatkan keasadaran dan kualitas peserta didik santri terhadap pemahaman isi dan kandungan Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW. Yang terpenting juga untuk meningkatkan keimanan, ketaqwaan terhadap Allah SWT dan berakhlak mulia. Lalu Meningkatkan motivasi kepada peserta didik santri agar lebih bergairah memahami, menghayati dan mengamalkan ajaran Islam” jelas Munahar.

“FashMu inti bisa dijadikan tolok ukur keberhasilan pembinaan dan pembelajaran Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW bagi generasi Persyarikatan Muhammadiyah. Selain itu FashMu juga mempererat Ukhuwah Islamiyah, membina persaudaraan dan kesatuan warga Persyarikatan Muhammadiyah serta menumbuh-kembangkan minat, bakat, kreatifitas, dan menanamkan sikap keberanian, kemadirian dan sportifitas dikalangan santri dan atau siswa” tambah Munahar menjelaskan secara gamblang.

Bakso Gratis 1000 porsi dari LAZISMU Jatim

Guna lebih memeriahkan dan menyemarakkan even kompetisi Majelis Tabligh ini LAZISMU KP Jatim menghadirkan Food Truck Dapur Umum (DU) Kendara Saji Makanan (Karjiman) beserta para Relawan dengan sajian Bakso gratis sebanyak 1000 porsi untuk para peserta dan pendamping FashMu. Selain itu LAZISMU juga membagikan KornetMu produk Qurban kemasan kepada seluruh peserta dan pendamping lomba. Tak lupa bingkisan goodybag untuk 70 pemenang lomba berbagai kategori yang berisi paket baju koko sumbangan dari PT Behaestex.

Aditio Yudono Wakil Ketua LAZISMU Jatim membidangi pendistribusian dan pendayagunaan mengatakan bahwa Bakso gratis ini senantiasa hadir untuk menyemarakkan dan memeriahkan even Persyarikatan Muhammadiyah tingkat Jatim.

“Alhamdulillah, kami senantiasa mendukung even-even Persyarikatan Muhammadiyah tingkat Jatim dengan menghadirkan sajian Bakso khas LAZISMU Jatim. Dengan hadirnya bakso ini secara tidak langsung menghidupkan UMKM binaan LAZISMU yang memproduksi pentol bakso dan bakso ini menggunakan simpanan stok cadangan daging qurban untuk ketahahan pangan, yang bisa dimanfaatkan sepanjang tahun,” jelas Aditio Yudono ketika memantau pelayanan Bakso gratis oleh para Relawan LAZISMU di halaman kampusUmsida (28/9/24).

“Semoga kami bisa hadir lagi pada even-even Muhammadiyah tingkat Jatim lainnya dengan dukungan Food Truck Karjiman baik berupa sajian makanan Bakso maupun menu lainnya yang disesuaikan dengan bentuk kegiatan,” harapnya. (Ddt)

Scroll to Top