Raker Khusus Program BankZiska LAZISMU di Magetan Canangkan Renstra Pemberdayaan Ekonomi Mikro

LAZISMU wilayah Jawa Timur selama dua hari, Sabtu dan Ahad tanggal 18-19 Mei 2024 menggelar Rapat Kerja (Raker) khusus program pemberdayaan masyarakat berbasis BankZiska. BankZiska adalah program pemberdayaan sektor keuangan mikro yang dilaksanakan oleh LAZISMU Jatim dalam mendayagunakan dana zakat, infaq dan sedekah.

Visi program BankZiska LAZISMU adalah menjadi penggerak bagi pengusaha ultra mikro agar bertranformasi menuju kemadirian. Adapun misinya adalah untuk membebaskan mitra dari jeratan rentenir dan transaksi ribawi, membimbing, mendampingi dan mengarahkan mitra menjadi berdaya dan membudayakan sikap ringan bersedekah.

Uniknya Raker ini dilaksanakan di dalam area kandang sapi Al-Amin Farm yang juga sebagai lokasi program LAZISMU Farm di kawasan Bulukerto, kabupaten Magetan. Namun peserta tidak perlu khawatir karena tempat sidang dan fasilitas menginap di area kandang sudah ditata sedemikian rupa oleh para Relawan BankZiska, sehingga layak dan sesuai untuk digunakan sebagai ajang Raker.

Raker program BankZiska diikuti sekitar 50 orang peserta dari 12 kabupaten dan kota yang LAZISMU daerahnya melaksanakan program BankZiska. Selain itu sebanyak 20 orang relawan BankZiska Ponorogo juga hadir menjadi peserta khusus. Tampak pula dalam rakerwil tersebut Bendahara PWM Jatim yang sekaligus tuan rumah dan pemilik Al Amin Farm, Wakil Ketua LAZISMU Jatim Dr. Ir. Agus Edi Sumanto, M.M., M.Si dan Aditio Yudono, Sekretaris Muhammad Masrukh dan Achmad Saifu anggota BP LAZISMU Jatim.

Raker dibuka dengan pengarahan oleh drh Zainul Muslimin mewakili Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur dan diawali dengan sambutan oleh Sekretaris LAZISMU Jatim Muhammad Masrukh. Sejumlah tokoh masyarakat seperti Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), MUI dan BAZNAS daerah Kabupaten Magetan juga tampak hadir pada Pembukaan Raker.

Agenda Raker program BankZiska pada hari Sabtu siang hingga sore adalah penguatan kelembagaan dan pengembangan program BankZiska. Materi ini disampaikan oleh Dr. Ir. Agus Edi Sumanto, M.M., M.Si, Wakil Ketua LAZISMU yang membidangi Transformasi Digital dan Monitoring Evaluasi. Pak Agus sapaan akrab Agus Edi Sumanto juga mencanangkan rencana strategis (Renstra) yang akan ditempuh oleh program BankZiska LAZISMU ke depan.

Tak luput dari perhatian hal yang berkaitan dengan kedudukan BankZiska, struktur organisasi BankZiska, hubungan BankZiska Dengan LAZISMU, hubungan BankZiska Wilayah dan Daerah, jalur komando (instruksi, pembinaan, pengembangan, teguran), distribusi pendanaan / pembiayaan, pertanggungjawaban dan konsolidasi laporan kinerja dan keuangan.

Pada satu sisi kekuatan program BankZiska terletak pada Relawan. Oleh sebab itu perlu dilakukan secara masih merekrut Relawan, membuat hubungan kerja dengan para Relawan, memperhatikan hak dan kewajiban Relawan, pembinaan dan pengembangan SDM pengelola dan terminasi Relawan.

Peserta Raker menyadari bahwa pemahaman pengelola BankZiska di daerah terhadap fungsi manajemen seperti perencanaan, pengorganisasian, pengimplementasian dan Pengawasan atau pengendalian harus lebih ditingkatkan. Selain itu pengelola BankZiska didorong untuk terus berinovasi dan berkreatifitas dalam pemberdayaan masyarakat. Demikian pula dengan standar pelaporan harus dijadikan komitmen bersama para pengelola. Dan yang terakhir keterbukaan-transparansi antara pengelola, pengurus LAZISMU, Persyarikatan dan publik harus dibangun dan dikuatkan.

Kemudian pada sesi Sabtu malam dibahas tentang evaluasi terhadap operasional dan alur prosedur manajemen BankZiska oleh Faruq Ahmad Futaqi MM, Manager BankZiska kantor utama Ponorogo. Pada sesi ini pemateri menerima saran dan masukan dari pengelola BankZiska LAZISMU dari berbagai daerah di Jawa Timur. Banyak hal menjadi pembahasan peserta Raker diantaranya, legalitas, dokumen Renstra, Relawan, komitmen Steakholder, Organisasi dan Manajemen.

Sebelum Rekomendasi dan Tindak lanjut, sesi akhir Raker BankZiska pada hari Ahad pagi diisi dengan penyampaian materi tentang “Masa Depan Islamic Social Finance”, oleh Dr Imron Mawardi, Mantan Ketua MES Jatim dan Ahli Ekonomi Islam Unair Surabaya. Ahad siang menjelang dhuhur Raker program BankZiska pun ditutup secara resmi oleh drh Zainul Muslimin, Bendahara PWM Jatim. (Ad)

[divider]

BankZISKA

Scroll to Top