Islam adalah agama paripurna dan sangat lengkap mengatur dan mencakup berbagai dimensi dan aspek dinamika kehidupan manusia di dunia. Islam tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Tuhan Sang Pencipta Alam Semesta Raya namun jua mengatur hubungan antar manusia dalam dimensi muamalah.
Salah satu dari Rukun Islam yang menjadi kewajiban seorang Muslim adalah menunaikan Zakat. Dalam penunaian zakat ini ternyata tidak hanya memenuhi aspek penegakan syariah semata namun lebih dari itu zakat berdampak luas dalam menyelesaikan permasalahan kehidupan sosial ekonomi masyarakat.
Melaksanakan kewajiban Rukun Islam yakni Zakat, tidak hanya sekedar menunaikan perintah Allah SWT semata sebagaimana firmanNya dalam surat at-Taubah ayat 103, “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
Menunaikan zakat tidak hanya sekedar sebagai gugur kewajiban melaksanakan perintah Allah SWT. Zakat harus dikhidmatkan dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan secara produktif dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya. Oleh karena itu diperlukan inovasi sosial dan berbagai instrumen lainnya agar pemberdayaan masyarakat bisa mewujudkan tercapainya kehidupan masyarakat Islami yang sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.
Oleh karena itu LAZISMU Jawa Timur dalam menyongsong Rakerwil 2024 menyelenggarakan Seminar setengah hari bertemakan “Zakat Dalam Perspektif Syariah Inovasi Sosial dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs)“. Seminar dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 23 Desember 2023 bertempat di The Millenium Building SD Muhammadiyah 4 (Mudipat) Jl Pucang Jajar Surabaya.
Hadir narasumber pakar tentang syariah dan dunia perzakatan, diantaranya Prof Dr Tika Widiastuti, SE, MSi (Guru Besar UNAIR Surabaya), Dr Syamsuddin, MA (Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur) dan Dr Agus Edi Sumanto, MSi (Wakil Ketua LAZISMU Jatim). Bertindak selaku moderator dalam seminar ini adalah Dr Dian Berkah, MHI (Dewan Pengawas Syariah LAZISMU Jatim).
Nah bagaimana jalannya kegiatan ini? Simak selengkapnya Seminar setengah hari dengan tema “Zakat Dalam Perspektif Syariah Inovasi Sosial dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan – SDGs”. Klik kanal youtube ini..
Zakat sebagai Lifestyle, Resep Bankziska Entas Pedagang dari Retenir



