Situbondo Banjir Bandang, MDMC dan LAZISMU Buka Pos Layanan Dapur Umum Sediakan Makanan Siap Santap Untuk Warga Terdampak

Banjir bandang melanda kabupaten Situbondo. Pada tanggal 3 Februari 2025 terjadi hujan deras dan angin kencang yang mengakibatkan banjir akibat luapan Sungai Melati dan Sungai Merak. Selain itu banjir juga terjadi akibat luapan anak sungai Sampean Baru Melati dan Sungai Irigasi.

Kecamatan yang terdampak banjir adalah Mlandingan, Kendit dan Bungatan. Desa-desa terdampak di Kecamatan Mlandingan meluputi Mlandingan Kulon dan Sumberpinang, terutama di dusun Meranggi, Krajan, Pesisir dan Merakan Timur. Di kecamatan Kendit yang terdampak di desa Kendit khususnya dusun Karanganyar Timur, Karanganyar Barat, Blimbingan, Krajan Selatan, Krajan Utara, Klompangan, Kendit Barat dan Tamansari. Sementara itu di Kecamatan Bungatan adalah desa Selowogo, yaitu dusun Krajan dan Bretan.

Banjir memang berangsur surut namun warga terdampak tinggal di areal pengungsian karena hujan terjadi setiap sore hingga malam. Sementara itu warga terdampak sebanyak 702 KK di kecamatan Mlandingan, 450 KK di kecamatan Kendit dan 280 KK di kecamatan Bungatan. Tempat tinggal warga terendam air sebanyak 689 rumah di kecamatan Mlandingan, 447 rumah di kecamatan Kendit dan di kecamatan Bungatan 300 rumah.

Melihat hal tersebut LAZISMU kabupaten Situbondo mendapat tugas untuk memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir. LAZISMU kemudian berkoordinasi dengan Lembaga Resiliensi Bencana Muhammadiyah atau MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) untuk melakukan langkah-langkah turut serta dalam hal penanggulangan bencana.

Setelah dilakukan asesmen dan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Tagana setempat, maka diputuskan MDMC dan LAZISMU akan membuka Dapur Umum guna menyediakan manakan siap santap bagi warga terdampak.

Menurut Sugiran, Manager LAZISMU kabupaten Situbondo, Posyan Dapur Umum Muhammadiyah (MDMC & LAZISMU) ditempatkan di kompleks kantor PDM Situbondo memasak dan menyediakan makanan siap santap untuk didistribusikan bagi warga terdampak banjir di beberapa kawasan.

“Bersama ibu-ibu Aisyiyah dan Organisasi Otonom Muhammadiyah lainnya di Situbondo seperti Pemuda, Nasyiah, HW, IPM/IMM, kami menyapkan sekitar 1000 makanan siap santap setiap hari untuk disalurkan ke beberapa titik lokasi tempat warga terdampak,” kata Sugiran ketika berkoordinasi dengan LAZISMU wilayah Jatim, kamis (6/2/25), di gedung Kemanusiaan LAZISMU Jatim di Buduran, Sidoarjo.

“Untuk peralatan dan perlengkapan masak beserta ddaging, RendangMu dan bakso kami dibantu LAZISMU wilayah Jawa Timur. Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jatim juga membantu logistik beras 200 kg. Sementara itu logistik lainnya berasal dari bantuan warga, simpatisan dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), serta masyarakat luas di Situbondo,” ungkapnya.

Sugiran menambahkan bahwa layanan Dapur Umum Muhammadiyah ini akan berlangsung selama 7 hari atau sepekan mulai tanggal 7 hingga 14 Februari 2025 mendatang. Distribusi setiap hari menggunakan mobil operasional LAZISMU menembus kawasan desa yang terdampak banjir sangat parah dan sulit dijangkau akses trasportasi akibat rendaman air yang belum surut. (Ddt)

[divider]

Bersama LAZISMU mari kita bantu sesama yang tengah menderita ditimpa musibah bencana. Salurkan donasi anda melalui rekening LAZISMU Kemanusiaan di :

  • Bank Mu’amalat No. 7710015635
  • BSI No 9000002221.
  • Konfirmasi Donasi ke Hotline : 0851-6170-2078
Scroll to Top