Bentengi Ummat Islam dari Paham Ekstrim dan Radikal, Majelis Tabligh Siapkan Akademi Mubaligh Muhammadiyah (AMM)

Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur yang didukung oleh LAZISMU akan membuat sebuah Akademi Pelatihan guna mencetak Mubaligh-mubaligh Persyarikatan Muhammadiyah yang mumpuni dan handal berdakwah di tengah masyarakat. Namanya adalah Akademi Mubaligh Muhammadiyah (AMM).

Akademi Mubaligh Muhammadiyah (AMM) lahir sebagai respon solusi strategis dari keresahan, kegaulana, keprihatinan warga dan pimpinan Persyarikatan Muhammadiyah di semua level mulai tingkat Ranting hingga Pusat yang merasakan kekurangan stok kader Mubaligh. Sehingga kesulitan dalam mencari Mubaligh untuk disiapakan dalam rangka dakwah menyiarkan Islam dan memenuhi kebutuhan keagamaan warga Muhammadiyah.

Menurut Wakil Ketua Divis Sumber Daya Insani (SDI) dan Mubaligh Muda Muhammadiyah (MMM) Majelis Tabligh PWM Jawa Timur Dr. Sholikh Al Huda, M.Fil.l, Akademi Mubaligh Muhammadiyah (AMM) hadir didasari oleh kesadaran atas pentingnya menyiapkan kader-kader Mubaligh Persyarikatan yang memiliki paham dan manhaj ideologi Muhammadiyah yang kuat.

“Ini penting karena Persyarikatan ini menurut Sholikh tengah menghadapi gempuran berbagai kelompok dengan paham yang pemikiran dan keagamaan yang ekstrim dan radikal di masyarakat. Oleh sebab itu dibutuhkan penguasaan wawasan keIslamaan moderat berkemajuan rahmatalil’alamin, penguasaan manejeman dakwah, penguasaan wawasan keilmuan sosial-politik, memiliki karakter dan kepribadian santun dan skill penunjang hidup yang kuat.” kata Sholikh melalui statement khusus kepada LAZISMU Jatim.

“Akademi Mubalih Muhammadiyah Jawa Timur merupakan bagian dari ikhtiar dan ijtihadi program unggulan Divisi SDI dan Maubaligh Muda Muhammadiyah Majelis Tabligh Muhammadiyah Wilayah Jawa Timur Periode 2022-2027 dalam rangka mencetak kader Mubaligh Muhammadiyah yang unggul dan professional dalam rangka mengembangkan dan mensiarkan dakwah Islam berpaham Muhammadiyah kepada masyarakat Muslim Indonesia dan luar negeri,” ucap Sholikh.

Tujuan dari Akademi Mubaligh Muhammadiyah ini, lebih lanjut kata Sholikh, adalah mencetak Mubaligh Muhammadiyah Jawa Timur yang kuat Secara Aqidah, Ideologi, Manhaj Muhamamdiyah dan memiliki skill dakwah yang unggul, serta menguasasi wawasan keislaman berkemajuan dan moderat.

“Misi utama Akademi Mubaligh Muhammadiyah adalah menyeleggarakan pengkaderan, pembinaan, dan Pendidikan Mubaligh Muhamamdiyah Jawa Timur. Kedua menyediakan layanan dakwah bagi Warga Muhammadiyah Jawa Timur. Ketiga menyelenggarakan penugasan dakwah Mubaligh Muhammadiyah Jatim ke seluruh pelosok Indonesia dan luar negeri. Keempat menyelenggarakan kajian, riset, publikasi dan pengembanagn gerakan dakwah Muhammadiyah di Jawa Timur,” harap Sholikh.

Ketua Panitia AMM M. Roisuddin, MPd mengatakan bahwa target pelatihan ini adalah menghasilkan 200 Mubaligh Muhammadiyah Jawa Timur per-angkatan. Oleh sebab itu pihaknya sudah menyiapkan segudang materi yang sudah digodok oleh tim AMM Majelis Tabligh PWM Jatim. Materi-materi itu antara lain :

  • Materi Dasar Ideologi berupa Manhaj Ideologi Dakwah Muhammadiyah, Manhaj Tarjih-Tajdid Muhammadiyah.
  • Materi Utama meliputi Fiqih Dakwah Muhammadiyah, Metodologi Tafsir Al Quran, Sejarah Pemikiran Islam (Kalam dan Fiqih), Sejarah Politik Islam Indonesia, Ilmu Personal Branding (IPB), Zakat (LAZISMU).
  • Materi Skill Dakwah berupa Tahsin Qur’an,  Hafalan Ayat-Ayat dan Hadis Dakwah, Retorika Dakwah (Khitobah) dan Pelayanan Jenazah.

M. Roisuddin, MPd atau yang akrab disapa ustadz Rois mengungkapkan bahwa Sistem Pendidikan Akademi Mubaligh Muhammadiyah dilaksanakan melalui sistem pelatihan berkelanjutan. Untuk pelaksanaannya Pelatihan AMM ini akan dibagi menjadi enam Zona, sebagai berikut :

  • Zona Pantura dilaksanakan pada tanggal 7-9 Juni 2054 di kampus UM Lamongan,
  • Zona Mataraman dilaksanakan pada tanggal 13-15 September 2024 di kampus UM Ponorogo,
  • Zona Tapal Kuda, dilaksanakan pada tanggal 20-22 Desember 2024 di kampus UM Jember,
  • Zona Malang Raya, dilaksanakan pada tanggal 14-16 Maret 2025 di kampus UMM Malang.
  • Zona Kediri Raya, dilaksanakan pada tanggal 13-15 Juni 2025 di  kampus STITM Tulungagung.
  • Zona Madura dilaksanakan pada tanggal 12-14 September 2025 di kampus UMSIDA Sidoarjo.
  • Setiap Zona terdiri dari 30-35 Kader Mubaligh Muhammadiyah. Proses Pelatihan AMM selama 3 hari (Jumat-Ahad).

Adapun Rencana Tindak Lanjut atau RTL-nya menurut ustadz Rois, yaitu :

  1. Penugasan dakwah 2 bulan di Daerahnya (Output Laporan Dakwah sebagai Syarat
    penerimaan Ijazah dan Anggota KMM Jawa Timur)
  2. Pendampingan Tahsin dan Tahfidz Ayat-Ayat Dakwah melalui online oleh Tim
    Instruktur
  3. Menerima Ijazah (sertifikat) dan Wisuda AMM Angkatan Ke-1
  4. Menjadi Anggota Korps Mubaligh Muhammadiyah (KMM) Majelis Tabligh Jawa
    Timur (Kartu Anggota KMM Jatim)
  5. Pendampingan, Pembinaan dan Penyaluran Mubaligh oleh KMM Jawa Timur

“Untuk Tim Trainer kami mengerahkan seluruh potensi anggota Majelis Tabligh ditambah dengan para Pimpinan PWM Jatim dan juga Ketua Majelis atau Lembaga di PWM Jatim, salah satunya adalah LAZISMU. Kami berharap program ini bisa berjalan dengan sukses dan lancar serta menghasilkan output sesuai dengan yang diharapkan dan bermanfaat bagi Ummat, Persyarikatan dan Bangsa” harap ustadz Rois optimis. (Adt)

[divider]

DONASI INFAQ ANDA UNTUK DAI MANDIRI

Rekening Lazismu Infaq :

  • Bank Jatim Syariah No. 6141 919 191 a/n Lazismu Jatim Infaq
  • Bank Syariah Indonesia BSI No. 9000 005 557 a/n LAZIS MUHAMMADIYAH JATIM INFAQ
  • Bank Muamalat No. 7710 015 631 a.n LAZIS MUHAMMADIYAH JAWA TIMUR (INFAQ DAN SEDEKAH)
  • CIMB Niaga Syariah No. 861 777 777 500 a.n. LAZISMU JAWA TIMUR
  • Konfirmasi : Hotline 0851-6170-2078
Scroll to Top