LAZISMU (Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah) Kabupatrn Pasuruan mendapat reward atau penghargaan peringkat ketiga Sustainable Development Goals (SDGs) 2024 dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan.
Penghargaan SDGs ini sebagai bentuk apresiasi Pemkab Pasuruan, dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Kab. Pasuruan di tahun 2024. Sebagai wujud partisipasi dalam menebar kebaikan dan berbagi untuk sesama.
Dalam kaitan ini LAZISMU Pasuruan mengambil salah satu tujuan yang dikerjasamakannya yakni program Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
Program tersebut yang telah menjadi program LAZISMU Jatim, diimplementasikan oleh LAZISMU Pasuruan dalam partisipasi pembangunan ekonomi Kabupaten Pasuruan berkelanjutan.
Syaifuddin, manager LAZISMU kabupaten Pasuruan mengatakan bahwa program yang diterapkannya berupa program dengan sebutan BankZiska, yakni program bantuan keuangan berbasis zakat infaq sadaqah dan dana sosial keagamaan lainnya.
“BankZiska sendiri sebenarnya bukanlah sebuah bank pada umumnya, sebagaimana yang dimaksud dalam Undang Undang No. 10 Tahun 1998 tentang Perbankan. Namun merupakan co-branding gerakan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pemberian pinjaman atau pembiayaan usaha tanpa bunga,” jelas Didin sapaan akrab Syaifuddin, manager LAZISMU kabupaten Pasuruan, ketika berada di kantor dinas kabupaten Pasuruan, (19/12/24).
“Program ini sebenarnya mulai dilaksanakan oleh LAZISMU Pasuruan dari tahun 2023. Hingga saat ini, terhitung sudah 100 lebih warga masyarakat Pasuruan yang mengalami masalah keuangan dan terutamanya yang terlilit hutang piutang rentenir atau Lintah Darat, menjadi nasabah BankZiska Lazismu Kabupaten Pasuruan,” ungkapnya.
“Dengan pengajuan bantuan pembiayaan modal usaha mikro kecil dnenengah (UMKM), setidaknya lebih dari 100 warga Pasuruan telah terentas dari serangan Lintah Darat dan keluar dari kemiskinan,” tambah Didin.
Sinergitas kerjasama kemitraan lainnya, LAZISMU Pasuruan juga menggandeng Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), dalam salah satu Program Kemaslahatan yakni Pemberdayaan peternakan Sapi.
Dimana LAZISMU Pasuruan memberikan pendampingan dan kebutuhan kelompok peternak dalam proses mengembangbiakan ternak Sapinya.
Dari program ini pula LAZISMU Kabupaten Pasuruan menerima penghargaan LAZISMU Award dengan kategori Kemitraan Terbaik pada rakernas LAZISMU di Yogyakarta beberapa waktu yang lalu.
Atas kinerja berbagai program kemitraannya, Pemerintah Kabupaten Pasuruanrmberikan reward atau penghargaan SDGs kepada LAZISMU Pasuruan berada di peringkat ketiga, setelah PT. Wahyu Manunggal Sejati dan PT. BMKU
LAZISMU kabupaten Pasuruan terus menjalin silaturrahmi dan berkomunikasi dengan banyak Perusahaan di Kabupaten Pasuruan, dan telah bergabung dalam Kumpulan Corporate Social Responsibility (CSR) Perusahaan di lingkungan Kabupaten Pasuruan.
Bahkan kerjasama kemitraan tersebut terus dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan di tahun 2025 nanti. Dengan melibatkan LAZISMU Pasuruan untuk turut serta dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Pemerintahan Kabupaten Pasuruan. (Nurd).


