LAZISMU Serahkan Bantuan Sumur Bor Untuk Sumber Air Warga Desa Jatisari di Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang

Kekeringan dan kekurangan air yang melanda desa Jatisari kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang ketika musim kemarau menjadi perhatian LAZISMU Jatim. Bersama PT WIKA BETON, LAZISMU menyalurkan bantuan peralatan pompa air dan sumur bor kepada warga desa untuk dapat dipergunakan guna memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

Sabtu 14 Desember 2024 di depan Musholla desa Jatisari dilaksanakan serah terima bantuan sumur bor dari LAZISMU Jatim kepada warga. Serah terima dihadiri oleh Aditio Yudono, Wakil Ketua LAZISMU Jatim, Zainal Abidin Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Lumajang dan Muhammad Hasyim Kepala Desa Jatisari, tokoh masyarakat setempat, Badan Pengurus dan Amil LAZISMU Lumajang dan warga sekitar Musholla Desa Jatisari.

Dalam sambutannya Aditio Yudono Wakil Ketua LAZISMU Jatim mengatakan bahwa momen peresmian ini adalah merupakan berkah karena hujan turun dengan deras.

“Alhamdulillah, LAZISMU Jawa Timur memenuhi amanah dari donatur PT WIKA BETON guna menyalurkan bantuan yang merupakan titipan PT WIKA BETON kepada warga desa di Lumajang yang ketika masa kemarau mengalami kekeringan dan kekurangan air, terutama air bersih. Kami mendapatkan informasi bahwa desa Jatisari ini sangat kekurangan air bersih dan agak kesulitan dalam mengebor atau menggali sumur jika tidak ditentukan lokasi yang tepat,” ungkap Aditio.

“Momen ini sangat spesial, karena justru turun hujan yang merupakan berkah Allah SWT. Oleh sebab itu pergunakan air sebagai sumber kehidupan ini dengan sebaik-baiknya dan kita perlu mengantisipasi jika suatu saat nanti datang masa kekurangan air. Kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat secara berkelanjutan, tidak hanya pada masa sekarang namun hingga jangka panjang,” ucap dan harap Aditio ketika memberikan sambutan.

Sementara itu Muhammad Hasyim, Kepala Desa Jatisari mengucapkan terima kasih kepada LAZISMU dan Muhammadiyah yang telah memberikan bantuan sumur bor untuk warga di desanya.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan puji syukur kepada Allah ST dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada LAZISMU dan Muhammadiyah di Kabupaten Lumajang ini karena telah memberikan bantuan sumur bor bagi warga kami yang ketika musim kemarau sangat kesulitan air. Kawasan desa ini memang di area permukaan yang tinggi sehingga agak kesulitan dalam menggali sumur sebagai sumber air,” ungkap Muhammad Hasyim dalam sambutannya.

“Semoga bantuan ini berkah dan bisa bermanfaat bagi warga. Kami juga berharap agar warga sekitar sumur bor yang ditempatkan di halaman musholla atau Langgar desa bisa merawat dan memelihara bantuan ini agar bisa terus dipergunakan sepanjang masa. Jika terdapat kewajiban dalam pengelolaan sumber air ini dan berbagai kendala ya harus diselesaikan secara bersama-sama oleh warga sekitar,” harapnya.

Menurut M Said Romadhon Manajer LAZISMU Lumajang, proses pengerjaan sumur bor dilaksanakan beberapa waktu sebelumnya, yang memakan masa selama 3 pekan. Mengingat untuk menentukan titik lokasi pengeboran harus ditentukan dengan tepat agar air yang keluar dapat maksimal. Hal terpenting lagi menurut Romi, sapaan akrab Said Romadhon, adalah memilih tukang bor profesional yang mampu mengerjakan pekerjaan ini secara tepat, efektif dan efisien. Akhirnya setelah berjalan satu bulan sumur bor ini dapat diresmikan dan dimanfaatkan oleh warga.

Serah terima bantuan ditandai dengan menyalakan saklar pompa air bersama-sama PDM Lumajang, LAZISMU Jatim dan Kepala Desa Jatisari, yang kemudian air keluar menyumber dari sumur bor dengan baik dan lancar. LAZISMU Jatim juga memberikan bantuan al-Qur’an  untuk Musholla atau Langgar desa Jatisari dan makanan RendangMu produk Qurban Kemasan LAZISMU Jatim untuk warga yang hadir dalam acara serah terima. (Ddt).

[divider]

Scroll to Top