Disaksikan Ketua LPCR PP Muhammadiyah, Program BankZiska LAZISMU Jatim Resmi Beroperasi di Masjid Baitul Muhlisin Ponorogo

BankZiska LAZISMU Jatim semakin mendapatkan tempat di hati ummat. BankZiska merupakan perwujudan dari program keuangan mikro pilar ekonomi LAZISMU.

Pada hari Sabtu, tanggal 21 Desember 2024 BankZiska LAZISMU Masjid Baitul Mukhlisin resmi didirikan. Setelah sebelumnya mengirimkan utusan untuk pelatihan pengelolaan Bankziska.

Hadir dalam peresmian Ust. Jamaludin Ahmad Ketua LPCR PP Muhammadiyah, Direktur Utama Bankziska LAZISMU Jawa Timur Dr. Agus Edi Sumanto dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) kabupaten Ponorogo.

Launching ini bersamaan dengan penyerahan penghargaan cabang, ranting dan Masjid Muhammadiyah terbaik di daerah Ponorogo.

Dalam sambutannya ketua PDM kabupaten Ponorogo, Ustadz Muh Syafrudin menyampaikan apresiasi yang besar kepada Baitul Mukhlisin.

“Selamat atas operasionalnya Bankziska PDM Ponorogo di Masjid Baitul Mukhlisin Nologaten Ponorogo sekaligus kantor layanan (KL) LAZISMU,” ucap ustadz Muh Syarifuddin dalam sambutannya.

Selain ucapan selamat, PDM Ponorogo juga memberikan donasi 100 juta rupiah untuk permodalan Bankziska LAZISMU ke Masjid Baitul Mukhlisin Ponorogo.

Suwardi, ketua Takmir Baitul Mukhlisin mengatakan bahwa pendirian Bankziska untuk mengatasi riba yang merajalela pada masyarakat kecil. Apalagi posisi strategis Baitul Mukhlisin dekat dengan Pasar Legi Ponorogo.

“Kemarin bakda subuh ada pedagang pasar yang mengadu ke Baitul Mukhlisin karena dikejar Bank Thithil” ungkap Suwardi.

Hal ini menunjukkan betapa riba pada masyarakat kecil yang merajalela dimana-mana.

Adanya Bankziska akan membina para usaha mikro disekitar Masjid. Tidak hanya itu visi misi Masjid untuk makmur dan memakmurkan akan semakin cepat untuk diwujudkan. (Uki)

[divider]

Scroll to Top