Gencarkan Gerakan Anti Riba, LAZISMU Jatim Gelar Pelatihan Jurnalistik dan Videografi bagi Relawan BankZiska Kawasan Jatim Barat

Kehadiran BankZiska dirasa telah tumbuh dengan pesat di berbagai daerah di Jawa Timur. Manajemen pengelolaan BankZiska pun semakin kompleks. Dengan didukung dengan sistem manajemen yang mumpuni maka BankZiska LAZISMU merasa perlu mengembangkan media dalam setiap operasional BankZiska secara menyeluruh, khususnya di wilayah Jawa Timur.

Maka perlu adanya penyemangat untuk syiar BankZiska, LAZISMU wilayah Jawa Timur mengadakan Pelatihan Jurnalistik dan Videografi bagi para Relawan, Selasa (24/12/24). Bertempat di Masjid Baitul Mukhlisin Ponorogo, salah satu Masjid percontohan terbaik di Jawa Timur, sekitar 35 orang Relawan BankZiska pun berkumpul di ruangan Masjid guna mendapatkan materi tentang jurnalistik dan videografi dari Pemateri.

Peserta pelatihan yang bertemakan “Membangun Ekomi dengan Literasi” ini berasal dari daerah Ponorogo, Pacitan, Magetan, Tulungagung dan Bojonegoro. Maksud diadakannya pelatihan ini adalah untuk memahami prinsip-prinsip jurnalistik, seperti pengumpulan informasi, penulisan berita, dan etika jurnalistik. Selain itu untuk memotivasi dan menginspirasi perkembangan program BankZiska di Jawa Timur, serta meningkatkan kemampuan dalam menyampaikan cerita (storytelling) para Relawan secara kreatif dan menarik melalui tulisan maupun media visual. Sedangkan tujuan (goal) pelatihan ini untuk menggencarkan program BankZiska di sosial media, membangun sinergitas antar pengelola serta meningkatkan literasi media para relawannya.

Faruq Ahmad Futaqi MM, Ketua Panitia Pelaksana Jurnalistik Videografi Relawan dan juga Manager kantor Utama BankZiska di Ponorogo, mengatakan bahwa penggunaan teknologi untuk tujuan positif konstruktif mempunyai harapan guna meningkatkan eksistensi program BankZiska dengan gerakan memerangi (anti) Ribawi di masyarakat.

“Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan eksistensi perkembagan program BankZiska dan penggunaan teknologi untuk tujuan yang positif serta konstruktif,” ucap Faruq Ahmad Futaqi MM selaku Ketua Panitia Pelaksana Jurnalistik Videografi Relawan BankZiska.

“Dalam era digital yang semakin maju, informasi menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat. Media, baik dalam bentuk tulisan maupun video, memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi secara efektif dan menarik. Di sisi lain, perkembangan teknologi dan media sosial telah membuka peluang baru dalam penyampaian informasi, di mana videografi menjadi salah satu medium yang paling efektif untuk menarik perhatian audiens,” jelas Uki, panggilan akrab Faruq Ahmad Futaqi MM, yang juga Manager kantor utama BankZiska LAZISMU Jatim.

“Oleh sebab itu kemampuan jurnalistik yang baik, seperti menulis berita, wawancara, dan riset mendalam, perlu dilengkapi dengan keterampilan teknis videografi, seperti pengambilan gambar, editing, dan narasi visual. Berkaitan dengan itu, pelatihan jurnalistik dan videografi ini memang dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam serta keterampilan praktis kepada peserta, sehingga mereka dapat menghasilkan karya jurnalistik dan video yang berkualitas, informatif, dan kreatif,” sambungnya.

Namun Uki mengungkapkan tantangan yang dihadapi saat ini adalah masih minimnya pemahaman dan keterampilan di bidang jurnalistik dan videografi, terutama di kalangan pemula atau komunitas tertentu.

“Banyak orang yang memiliki potensi, tetapi tidak memiliki akses terhadap pelatihan yang memadai untuk mengembangkan kemampuan mereka. Kami berharap para Relawan sudah bisa menulis berita tentang ekonomi usaha kecil mikro dan juga kegiatan lainnya, serta membuat konten tentang gerakan anti riba dan solusinya bagi masyarakat untuk disebarkan di media sosial” harapnya.

Pelatihan yang dilaksanakan mulai pagi hingga sore hari ini menghadirkan dua pemateri atau narasumber tingkat regional Jawa Timur, yaitu Suyono Warso dan Chulil Barory, SE, MM. Suyono adalah ex wartawan senior harian Memorandum yang saat ini menggawangi website dakwah majelistabligh.id. Sedangkan Chulil Barory, SE, MM, adalah seorang Rektor STIBE Pasuruan dan sebagai jurnalis online plus konten kreator media sosial. Suyono dan Chulil juga anggota Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur. (Adt)

[divider]

Scroll to Top