Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Selasa , 5 Maret 2024
Breaking News
You are here: Home » Kesehatan » Ini Ikhtiar Kita Menghadapi Lonjakan Warga Terpapar Covid-19 Yang Kian Meningkat

Ini Ikhtiar Kita Menghadapi Lonjakan Warga Terpapar Covid-19 Yang Kian Meningkat

Saat ini peningkatan kasus terpapar Covid-19 semakin tinggi. Resiko warga untuk terpapar Covid-19 demikian besar karena penambahan jumlah masyarakat yang terkonfirmasi Positif Covid-19, semakin banyak. Dokter Tjatur Prijambodo, M.Kes, Direktur Rumah Sakit Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan Sidoarjo punya tips berikhtiar bagaimana menjaga diri dari penularan virus tersebut. Inilah diantaranya.

Untuk menjaga diri dan keluarga dari Covid-19, ada beberapa hal yang harus kita pahami. Membicarakan Pandemi ini, tidak bisa dipisahkan antara Aspek Medis dan Teologis (Spiritual).

Jangan mengedepankan salah satunya. Jika hanya MEDIS yang dikedepankan, yang terjadi adalah KESOMBONGAN. Jika hanya TEOLOGIS yang dikedepankan, yang terjadi adalah KESALAH-PAHAMAN.

Penyakit karena Virus (termasuk Covid-19), disebut Penyakit yang SELF LIMITING DISEASE. Penyakit yang bisa disembuhkan diri sendiri jika punya Imunitas atau Daya Kekebalan Tubuh baik. Maka SENJATA UTAMA untuk menghadapi Covid-19 adalah IMUNITAS YANG TINGGI (BAIK).

Islam menganjurkan untuk terus berikhtiar meningkatkan imun, dengan Ikhtiar Medis dan Teologis. Ikhtiar Medis diantaranya :

  1. Istirahat yang cukup
  2. Tidur tidak terlalu larut malam
  3. Makan dengan gizi seimbang.
  4. Minum air, minimal 1,5 liter (6 gelas blimbing)
  5. Olahraga atau aktifitas ringan di rumah.
  6. Jika perlu, minum Multivitamin atau Probiotik.

Sedangkan ikhtiar Teologis meliputi :

  • Memperbanyak Istighfar, karena akan membuat hati bersih, yang akan meningkatkan sistem imun. “Dan tidaklah (pula) Allah akan mengadzab mereka, sedang mereka meminta ampun.” (QS Al-Anfaal 33).
  • Memperbanyak sedekah. Berdasarkan studi oleh Jorge Moll dari National Institutes of Health terbukti bahwa ketika seseorang melakukan donasi atau sedekah, beberapa area di otak yang terkait dengan kenyamanan, koneksi sosial, dan rasa percaya, turut aktif sehingga menciptakan efek positif terhadap perasaannya, juga membuat otak melepaskan hormon endorfin, memproduksi hormon dopamin serta oksitosin yang mampu meningkatkan imunitas tubuh dan mengurangi stres. “Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang orang yang beruntung” (Al-Hasyr 9) dan “Sedekah itu menutup tujuh puluh pintu kejahatan.” (HR Thabrani).
  • Sabar terhadap semua skenario Allah ini. Sabar dalam arti tetap berikhtiar melakukan langkah pencegahan. Sabar dan Sholat sesungguhnya menjadi kunci utama peningkatan sistem imun, sesuai Al Quran Surat Al Baqarah 153, “Wahai orang-orang yang beriman jadikanlah SABAR dan SHOLAT sebagai penolongmu. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.
  • Selalu mengingat Allah, dengan berdzikir. Karena saat mengingat Allah, hati menjadi tenang, otak merelesae hormon oksitosin yang akan meningkatkan sistem imun. Ar Ra’dhu 28. Tubuh akan memproduksi Natural Killer Cell (NK Cell), saat seseorang berada dipuncak spiritualitas nya karena selalu mengingat Allah.
  • Berdoa Tanpa Henti, menghilangkan stress dan membuat bahagia, memunculkan Hormon Kebahagiaan. “Tidak ada yang dapat mencegah takdir, kecuali doa.” (HR. Al-Hakim).

Serta tidak lupa dan tetap menerapkan Protokol Kesehatan. yaitu :

  1. Memakai Masker, melindungi fisik. Berdzikir Melindungi Lahir dan Batin.
  2. Mencuci Tangan, disertai Ringan Tangan (sedekah) dan Rajin Menengadahkan Tangan (berdoa), terutama di sepertiga malam.
  3. Menjaga Jarak Penting, Jaga Iman juga Penting.
  4. Menjauhi Kerumunan, jangan lupa juga Jauhi Kemaksiatan.
  5. Membatasi Mobilitas, jangan lupa tetap ke Masjid yang menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
  6. Menghindari Makan Bersama (selain keluarga di rumah), dan jangan makan berlebihan (Al A’raf 31).

Maka, marilah kita tetap sabar dengan menjalankan Protokol Medis dan Teologis, insyaa Allah kita akan dihindarkan dari penyakit apapun dan akan diberi kesehatan yang Optimal. Aamiin, aamiin, aamiin, yaa Robbal ‘aalamiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*