LAZISMU Jatim Diberi Amanah LAZISMU Pusat untuk Mendampingi Wilayah NTT, Kalbar dan Kaltim

Upaya pengembangan Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) senantiasa dilakukan secara nasional dan regional. Untuk itu jajaran Badan Pengurus (BP) LAZISMU PP Muhammadiyah terus mengembangkan keberadaan Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) yang berada di bawah Persyarikatan Muhammadiyah, hingga ke seluruh penjuru Indonesia.

Dalam hal ini LAZISMU wilayah Jawa Timur mendapatkan amanah dari LAZISMU PP Muhammadiyah sesuai Surat Keputusan (SK) untuk memberikan pendampingan dan pengembangan terhadap kantor perwakilan wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat. Fokus pertama adalah wilayah NTT, yang berada di Indonesia Timur.

Di NTT yang merupakan kawasan minoritas Muslim ini sebenarnya eksistensi LAZISMU telah ada dan bergerak sesuai dengan potensinya. Namun untuk lebih menggairahkan keberadaan LAZISMU sehingga mampu memberikan nilai kebermanfaatan lebih maksimal bagi warga Muslim dan masyarakat luas di NTT. Untuk itu diperlukan upaya-upaya kelembagaan yang terencana, terstruktur dan sistematis.

Maka pada hari Kamis petang, tanggal 5 Desember 2024 sore digelar kegiatan Silaturrahim untuk memulai kegiatan pendampingan LAZISMU wilayah NTT. Acara bertempat di gedung SMK Muhammadiyah Kupang, Jl KH Ahmad Dahlan kota Kupang, NTT. Lokasi kegiatan besebelahan dengan Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK), pada saat yang sama digelar Sidang Tanwir Muhammadiyah 2024 yang dihadiri sekitar 300 orang jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) se-Indonesia.

Hadir pada kesempatan tersebut jajaran BP LAZISMU PP Muhammadiyah, antara lain Dr Ahmad Imam Mujadid Rais Ketua, Gunawan Hidayat Sekretaris, Ibnu Tsani Direktur Utama (Dirut) dan Ardi Luthfi Kautsar Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan. Dari unsur pendamping Wilayah hadir Imam Hambali Ketua LAZISMU Jawa Timur dan Aditio Yudono, Wakil Ketua. Dari tuan rumah hadir Wakil Ketua PWM NTT, Wakil Ketua LAZISMU NTT dan beberapa Pimpinan Daerah Muhammadiyah, seperti PDM Kota Kupang, PDM Alor, PDM Sumba, Sikka-Maumera dan lainnya. Tampak pula para Relawan LAZISMU NTT yang berasal dari mahasiswa-mahasiswi UMK.

Menurut Aditio Yudono Wakil Ketua LAZISMU Jatim, dalam pertemuan tersebut disepakati untuk menyelesaikan permasalahan legalitas dan kelembagaan terlebih dahulu di tingkat LAZISMU wilayah NTT. Setelah legalitas dan kelembagaan, seperti SK LAZISMU PP Muhammadiyah, Surat Rekomendasi BAZNAS dan SK Kemenag Provinsi NTT rampung dan turun, kemudian ditindaklanjuti untuk proses pendampingan selanjutnya. Proses pendampingan setelah legalitas dan kelembagaan meliputi pembentukan eksekutif, seleksi Amil eksekutif, tata kelola kantor dan SDM, serta berbagai pelatihan dan bimbingan lainnya, jelas Aditio.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan secara simbolis dari LAZISMU Jatim untuk terdampak bencana erupsi Gunung Lewotobi di Flores Timur, NTT. Bantuan berupa makanan dalam kaleng seperti RendangMu, KornetMu dan Bakso frozen. LAZISMU Jatim juga akan mendukung pengiriman Relawan MDMC Jatim ke Flores Timur. (Adt)

Scroll to Top