Guru dan Tenaga Kependidikan (Tendik) di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan Aisyiyah yang berpenghasilan minim dengan kriteria tertentu mendapatkan perhatian dan kepedulian dari Persyarikatan Muhammadiyah. Melalui Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) mereka mendapatkan paket bantuan dalam program Peduli (Bakti) Guru.
Sebanyak 1000 orang Guru dan Tendik Muhammadiyah dan Aisyiyah di 32 Daerah Jawa Timur mendapatkan paket bantuan program Peduli (Bakti) Guru dari LAZISMU Jawa Timur. Para Guru dan Tendik yang mendapatkan paket tersebut berasal dari Amal Usaha Muhammadiyah SD, SMP, SMA/K dan TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA).
Penyerahan bantuan Peduli Guru kepada 800 orang Guru dan Tendik pada AUM SD, SMP dan SMA/K di bawah Majelis Pendidikan Dasar, Menengah dan Pendidikan Non Formal (Dikdasmen PNF) Muhammadiyah dilaksanakan pada bulan Desember 2024. Pendistribusiannya melalui 29 kantor LAZISMU Daerah di Jawa Timur, seperti Ponorogo, Pacitan, Madiun, Magetan, Ngawi, Bojonegoro, Trenggalek, Kediri, Blitar, Nganjuk, Lamongan, Tuban, Gresik, Sidoarjo, Situbondo, Probolinggo, Pasuruan, Jember, Lumajang, dan Banyuwangi. Tak ketingggalan Guru dan Tendik di pulau Madura, yaitu Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep.
Sedangkan untuk Guru TK ABA di bawah Aisyiyah, sebanyak 200 paket, dilakukan pada bulan Januari 2025 di 5 Daerah di Jawa Timur, seperti Tulungagung, Pacitan dan lainnya. Penyerahan untuk guru TK ini dikoordinasikan dengan Kantor Layanan (KL) LAZISMU Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Timur.
Menurut Aditio Yudono, Wakil Ketua LAZISMU wilayah Jawa Timur, program ini merupakan sinergi antara LAZISMU dan Majelis Dikdasmen PNF serta Aisyiyah, organisasi Wanita Muhammadiyah yang sudah berjalan beberapa tahun.
“Ini program sinergi kami dengan Majelis Dikdasmen PNF dan Aisyiyah dalam bentuk pemberian paket bantuan untuk Guru dan Tendik, per orang menerima 20 kg beras yang berasal dari dana Zakat dan 2 kaleng makanan RendangMu, produk Qurban Kemasan dari LAZISMU Jatim,” kata Aditio Yudono dari gedung Kemanusiaan LAZISMU Jatim, Jl Jawa 5 Buduran Sidoarjo, Selasa (31/12/24).
“Semula direncanakan sebanyak 700 paket, kemudian dalam perjalanannya, ada tambahan susulan 100 paket lagi untuk guru dan Tendik AUM dan kemudian 200 paket untuk Guru TK ABA atau Aisyiyah di Jawa Timur,” imbuhnya.
“Kita sadari bersama Guru adalah merupakan ujung tombak pencerdasan kehidupan bangsa guna mencapai insan Indonesia yang cerdas dan berkarakter. Jutaan Guru dan Tendik di tanah air belum semuanya hidup dengan standar kesejahteraan yang mapan, termasuk di Jawa Timur. Apalagi mereka yang berada di lembaga pendidikan swasta dan tidak tersentuh program sertifikasi atau anggaran pendidikan dari Pemerintah. Pekerjaan mulia mereka lebih pada tugas pengabdian,” ungkap Aditio.
“Kami berharap dengan bantuan ini sedikit banyak membantu meningkatkan kesejahteraan pada Guru dan Tendik Muhammadiyah. Sehingga mereka dapat terus melaksanakan tugas dan pengabdian guna membentuk manusia Indonesia yang beriman dan bertaqwa, cerdas dan berkarakter,” harapnya.
[divider]


