Bulan Juli 2002 adalah hari-hari bersejarah bagi para pengemis di Bangladesh. Grameen Bank (GB) yang didirikan 1976 melaunching program pinjaman pengemis dengan nama “Struggling Members Program” (Program Anggota Berjuang).
Muhammad Yunus terinspirasi dari kisah Sufia Khaton. Seorang pengemis yang masuk anggota GB dan hanya ingin meminjam 10 taka (2.000 rupiah, 1 taka sekitar 200 rupiah). Anggota lainnya mengira Sufia sedang bercanda. Ternyata, sufia memang benar-benar tidak mampu membayangkan bagaimana cara membayarnya jika dia memiliki utang diatas 10 taka. Melalui bujukan dan jaminan Muhammad Yunus, akhirnya Sufia diberikan pinjaman 30 taka. Padahal saat itu, para anggota GB rata-rata memiliki pinjaman 500-1000 taka.
Tujuan program ini adalah merubah kehidupan pengemis menjadi lebih baik. Berhenti jadi pengemis, dapat menyekolahkan anak-anaknya sampai jenjang tinggi, dan menjadi anggota permanen Grameen Bank seperti lainnya.
Pinjaman kepada pengemis diberikan tanpa bunga, jangka waktu yang sangat panjang dan angsuran sekecil-kecilnya, rata-rata 2 taka (400 rupiah) seminggu. Namun, anggota pengemis dilarang mengangsur pinjamannya dari hasil mengemis. Para anggota pengemis didorong untuk berusaha dan menjual sesuatu di tempat pengemis atau menawarkan dari pintu ke pintu. Para pengemis juga tidak diwajibkan mengikuti pertemuan kelompok seperti anggota GB lainnya.
Pada tahun 2011 ada sekitar 112.216 pengemis telah mengikuti program ini dan sebagian besar dari mereka telah bebas dari mengemis.
Lalu saya teringat tentang BankZiska Lazismu yang saat ini baru fokus memerangi rentenir (moneylenders). Persis seperti saat GB lahir yang salah satu latar belakangnya untuk memerangi moneylenders. Membantu kaum ekonomi kecil yang berpotensi maupun telah terjerat pinjaman bunga tinggi.
Salah satu statement Muhammad Yunus yang selalu saya ingat adalah kemiskinan terjadi bukan karena kultur, namun kemiskinan terjadi karena sistem ekonomi sosial yang tidak berpihak pada kaum marjinal.
Faruq Ahmad Futaqi, Manajer BankZiska Ponorogo
[divider]


